Selasa, 27 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

SELARAS DENGAN ASTA CITA PRESIDEN DAN UU KESEHATAN, PROGRAM SIBER CERMAT RS BHAYANGKARA BIDIK REPLIKASI NASIONAL

Bagikan berita:

JAKARTA, tabloidnusantara. Di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri meluncurkan inovasi tata kelola layanan bernama SIBER CERMAT.

SIBER CERMAT adalah singkatan dari Sistem Berbasis Cost Management untuk Efisiensi, Revenue Enhancement dan Cost Awareness. Program ini merupakan Proyek Perubahan dari dr. Lambok Simorangkir, Sp.U dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXVI 2026.

Bukan sekadar soal angka, SIBER CERMAT dirancang untuk memastikan setiap layanan yang diberikan kepada pasien tetap bermutu, aman, dan berkelanjutan. Fokusnya adalah pada pengelolaan layanan yang lebih cermat, transparan, dan berbasis data.

“Transformasi ini berorientasi pada nilai. Kita ingin memastikan biaya yang digunakan benar-benar memberi manfaat maksimal bagi pasien, tanpa mengorbankan mutu dan keselamatan,” demikian semangat yang diusung dalam proyek perubahan tersebut.

Kerja Kolaboratif Lintas Unit

Langkah awal SIBER CERMAT dimulai dari pembentukan Tim Task Force Cost Management dan Revenue Enhancement yang melibatkan unit pelayanan, keuangan, casemix, dan farmasi melalui SK dan Sprin.

Tim ini bertugas menyusun kebijakan dan SOP pengendalian biaya pada titik-titik kritis layanan, seperti penggunaan obat, bahan medis habis pakai (BMHP), dan pemeriksaan penunjang, agar lebih tepat guna dan terstandar.

Sebagai quick win, rumah sakit membangun dashboard cost and revenue beserta peta profitability layanan per unit. Dashboard ini memungkinkan pimpinan memonitor biaya dan pendapatan secara real time, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen yang berbasis data melalui integrasi pada SIMRS.

Perkuat Layanan Unggulan dan Kemitraan

Di sisi pengembangan layanan, SIBER CERMAT juga mendorong diversifikasi kemitraan melalui penjajakan dan penandatanganan MOU dengan mitra asuransi swasta dan korporasi, di antaranya dengan BSSN, Jasa Raharja, dan Smylinks.

Pengembangan layanan unggulan juga menjadi prioritas, salah satunya layanan Urologi melalui pengajuan alat dan operasi perdana RIRS. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi RS Bhayangkara Tk.I sebagai rumah sakit rujukan tertinggi Polri.

Menuju Tata Kelola Berbasis Nilai

Proyek ini memiliki tujuan yang bertingkat. Dalam jangka pendek, membentuk komitmen pimpinan dan membangun sistem monitoring yang kuat.

Dalam jangka menengah, menerapkan analisis cost per episode dan clinical pathway secara berkala sebagai dasar evaluasi efisiensi layanan JKN.

Dalam jangka panjang, SIBER CERMAT diarahkan untuk mewujudkan tata kelola rumah sakit yang berorientasi pada nilai atau _value-based healthcare governance_, mencapai _financial sustainability_, dan membangun budaya kerja sadar biaya atau _cost-conscious culture_ di seluruh jajaran.

Manfaatnya tidak hanya dirasakan rumah sakit dalam hal efisiensi dan kemampuan investasi kembali, tetapi juga bagi pasien karena terjaganya keberlangsungan akses layanan bermutu, bagi institusi Polri sebagai model tata kelola yang dapat direplikasi pada RS Bhayangkara lain di seluruh Indonesia, serta bagi sistem JKN secara nasional karena berkontribusi terhadap akuntabilitas penggunaan dana jaminan sosial.

Selaras Asta Cita dan UU Kesehatan

Inovasi ini selaras dengan agenda Asta Cita pemerintah, khususnya Asta Cita keempat tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan Asta Cita ketujuh tentang penguatan reformasi birokrasi serta pencegahan korupsi.

SIBER CERMAT juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menuntut pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berintegritas.

Dengan SIBER CERMAT, RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri menegaskan komitmennya: mengelola layanan secara cermat, agar pelayanan kepada masyarakat dan anggota Polri tetap prima, hari ini dan ke depan.

Sementara, Irjen Pol Dr. dr. Asep H. SpAn, KIC Kepala pusat kedokteran polisi, memberikan dukungan akan proyek perubahan yang digagas oleh Proyek Perubahan dari dr. Lambok Simorangkir, Sp.U dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXVI 2026 tentang SIBER CERMAT adalah singkatan dari Sistem Berbasis Cost Management untuk Efisiensi, Revenue Enhancement dan Cost Awareness.

Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan yang terintegrasi meningkatkan mutu layanan serta memberikan pelayanan efektif serta berkesinambungan bagi masyarakat.

Dukungan akan program juga diberikan oleh Brigjen Pol dr. Nariyana, http://m.kes., qhia, selaku kepala rumah sakit bhayangkara tingkat I pusdokkes polri, menyatakan mendukung penuh akbp dr. Lambok simorangkir, sp.u, sebagai peserta pelatihan kepemimpinan nasional tingkat ii angkatan xxvi, dengan proyek perubahan yang berjudul

“transformasi tata kelola layanan berbasis cost management dan revenue enhancement untuk meningkatkan kinerja keuangan rumah sakit bhayangkara tk. i pusdokkes polri.”

saya berharap proyek perubahan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan rumah sakit bhayangkara tk. i pusdokkes polri.