BANJARMASIN, tabloidnusantara. Upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, kembali membuahkan hasil. Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di dalam bodi kapal yang telah tenggelam di dasar laut, Minggu sore.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan korban ditemukan tepat pada pukul 14.14 WITA.
Penemuan itu terjadi saat tim BSG melakukan penyelaman penetrasi ke dalam lambung KM Virgo Transport 8 yang terbalik.
Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah cuaca laut yang masih dinamis. Pada pukul 15.15 WITA korban berhasil diangkat ke permukaan dan dipindahkan ke KN SAR Kamajaya menggunakan sekoci.
Tidak lama berselang, pada pukul 16.22 WITA, Helikopter HR 3601 milik Basarnas mengevakuasi jenazah dari kapal menuju Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin guna proses identifikasi.
“Seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban,” tegas Syafii di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu.
Syafii memastikan operasi SAR gabungan masih terus dioptimalkan dengan mengerahkan penyelam, kapal-kapal SAR di permukaan, serta dukungan udara di sekitar titik tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Faktor keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama di lapangan.
Dengan tambahan satu korban ini, hingga hari kedelapan operasi SAR pada Minggu pukul 16.00 WITA, Basarnas mencatat total 118 orang telah ditemukan dari 243 nama yang tertera dalam manifes.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat, sementara 10 orang meninggal dunia. Artinya, masih ada 125 orang yang belum ditemukan.
KM Virgo Transport 8 sendiri berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin pada 12 September 2026.
Kapal tersebut dilaporkan dihantam cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA, sebelum akhirnya ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo yang dikenal ganas.
