YAHUKIMO, tabloidnusantara. Koops TNI Habema melakukan pencarian dan pengejaran terhadap anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diduga membunuh tiga warga sipil di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kepala Penerangan Koops Letkol Inf Wirya Arthadiguna dalam siaran pers mengatakan tiga orang yang jadi korban pembunuhan adalah, sepasang suami istri dan seorang perempuan.
”Menindaklanjuti kejadian tersebut, Koops TNI Habema terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, pengejaran, dan penegakan hukum terhadap para pelaku sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Rabu (22/7).
Wirya menjelaskan aksi penganiayaan itu diduga dilakukan TPNPB-OPM pimpinan Kopitua Heluka.
Wirya melanjutkan informasi terkait aksi tersebut juga sempat dipublikasikan oleh OPM melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB.
”Dalam informasi itu mereka mengeklaim bertanggung jawab atas penembakan yang mengakibatkan tiga warga sipil meninggal dunia,” kata Wirya.
TPNPB menuding ketiganya sebagai agen mata-mata Indonesia yang memberikan informasi ke aparat TNI-Polri.
Koops Habema belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait kronologi aksi penganiayaan itu. Koops Habema, lanjut Wirya, masih fokus mencari informasi tentang keberadaan pelaku.
Di saat yang sama, Koops Habema juga akan memperkuat pengamanan di wilayah demi memberikan rasa aman terhadap masyarakat sekitar.
”Koops TNI Habema akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Wirya.
