Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

SATGAS PAMTAS YONIF 126/KC TEMUKAN 2 ONS GANJA KERING DAN TANAMAN GANJA DI PERBATASAN RI-PNG

Keerom, “tabloidnusantara.com” – Satgas Pamtas Yonif 126/KC menemukan 2 ons ganja kering dan  6 batang  tanaman ganja di wilayah perbatasan RI-PNG saat melaksanakan patroli keamanan ke wilayah perbatasan RI-PNG di Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Sabtu (27/07/2019).

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Keerom, “tabloidnusantara.com” – Satgas Pamtas
Yonif 126/KC menemukan 2 ons ganja kering dan 
6 batang  tanaman ganja di wilayah
perbatasan RI-PNG saat melaksanakan patroli keamanan ke wilayah perbatasan
RI-PNG di Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Sabtu (27/07/2019).

Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Letkol Inf
Mulyo Junaidi mengatakan kegiatan patroli keamanan di wilayah perbatasan
merupakan kegiatan  rutin yang
dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 126/KC dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah
tingkat pelanggaran.

Seperti yang dilaksanakan Pos Waris
melaksanakan kegiatan patroli keamanan ke wilayah perbatasan RI-PNG dipimpin
oleh Serka Ruslan Simamora beserta 9 orang anggota, pada saat beristrirahat di
gubug disela-sela melaksanakan patroli, anggota Tim patroli  melihat 2 plastik ganja kering berat 2
ons,  kemudian dilaksanakan penyisiran di
seputaran gubuk ditemukan lagi 6 batang tanaman ganja dengan tinggi 20 cm s.d
60 cm.

Saat penemuan pohon ganja tidak ditemukan orang yang dicurigai sebagai penanam ganja dan tanaman ganja ini sengaja di tanam di sekitar gubug yang berada diatas bukit  dengan jumlah sedikit di area yang luas untuk menghindari kecurigaan petugas keamanan.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Letkol Inf
Mulyo Junaidi menyampaikan untuk mengantisipasi dan mencegah peredaran narkoba
jenis ganja kami meningkatkan dan mengintensifkan pelaksanaan patroli keamanan
ke wilayah perbatasan untuk mencari ladang ganja dan pembawa ganja dari wilayah
PNG.

“Panjangnya perbatasan RI-PNG, keadaan medan
yang berbukit dan masih hutan telah dimanfaatkan oknum masyarakat untuk menanam
pohon ganja di sekitar perbatasan RI-PNG dan mennyeludupkan ganja ke wilayah
Papua,” tegas Dansatgas.

“Penemuan ganja ini bukan yang pertama kali
lagi tapi sudah keempat kali  diamankan
dari wilayah perbartasan RI-PNG.”