Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

SAPU BERSIH PEREDARAN NARKOBA DI PEDALAMAN, SATGAS TNI TEMUKAN DAN AMANKAN 1.347 BATANG GANJA DI HUTAN PEGUBIN

TIMIKA, tabloidnusantara. Satuan Tugas (Satgas) TNI di bawah komando Kogabwilhan III berhasil menemukan dan mengamankan sebanyak 1.347 batang pohon ganja siap panen di kawasan hutan sekitar Kampung Siminbuk, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (8/9).

Ladang ganja yang ditanam di area terisolasi tersebut diduga kuat disembunyikan untuk menghindari pantauan aparat penegak hukum dan dibudidayakan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXV Bintang Timur pimpinan Ananias Ati Mimin.

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa penemuan ini menjadi bukti nyata ancaman narkotika yang merusak masa depan generasi muda Papua di daerah pedalaman.

“Sangat tragis ketika para orang tua di Papua berjuang membesarkan anak-anak mereka, justru ada pihak-pihak yang sengaja merusak masa depan generasi penerus dengan racun narkoba. TNI mengimbau keras seluruh pihak untuk menghentikan aktivitas ilegal yang menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan, adat, dan moral masyarakat Papua,” tegas Letjen TNI Lucky Avianto dari Timika.

Penemuan ladang ganja ini berawal dari hasil pengamatan udara. Menindaklanjuti temuan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satgas Yonif 735/SNS, Satgas Ketapang, Satgas Rajawali, Satgas Prayuda Mamta, Satgas Kopasgat, Satgas Kasuari, serta Koramil 1715/Oksibil bersama personel Polres Pegunungan Bintang langsung bergerak ke titik lokasi untuk melakukan pencabutan dan pengamanan seluruh barang bukti.

Pangkogabwilhan III menambahkan bahwa operasi pembersihan ini sejalan dengan arahan Presiden RI dalam poin ketujuh Asta Cita terkait perang total terhadap peredaran gelap narkotika. TNI berkomitmen untuk terus menyisir kawasan hutan serta berkolaborasi dengan Polri dan tokoh masyarakat guna memutus rantai peredaran ganja hingga ke akar-akarnya di Tanah Papua.