Kamis, Mei 30, 2024
BerandaHANKAMSAAT FIT AND PROPER TEST CALON PANGLIMA TNI, KASAD UNGKAP JURUS ATASI...

SAAT FIT AND PROPER TEST CALON PANGLIMA TNI, KASAD UNGKAP JURUS ATASI KONFLIK PAPUA

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Agus Subiyanto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI bersama Komisi I DPR, Senin (13/11/2023). Menurut informasi yang beredar KASAD Jenderal TNI Agus Subiyanto adalah calon Panglima TNI yang telah disetujui Komisi I DPR RI. Rencananya sikap DPR secara resmi untuk menyetujui Agus itu akan disahkan dalam Rapat Paripurna pada 21 November mendatang.

Disela-sela mengikuti fit and proper test, Jenderal Kopassus bintang empat ini mengungkapkan jurus untuk mengatasi konflik yang ada di Papua yang dilakukan Kelompok Separatis Teroris Papua. “Untuk mengatasi konflik vertikal seperti masalah di Papua, pendekatan smart power, yang dengan kombinasi hard power soft power dan diplomasi militer mutlak dilakukan,” kata Agus saat uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi I DPR RI.

READ ALSO : SEMPAT MENGUNGSI AKIBAT TEROR KSTP, WARGA GOME KEMBALI DENGAN JAMINAN KEAMANAN APARAT

Ilusrtrasi baku tombak TNI/Polri

READ ALSO : TUGAS PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR AKAN DISELESAIKAN PEJABAT PANGLIMA TNI BARU

Menurut penjelasannya, hard power dilakukan dalam rangka menegakan hukum. Soft power, kata Agus, dilakukan untuk mendukung pelaksanaan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua. Sedangkan diplomasi militer dilakukan untuk pertukaran personel TNI dengan negara-negara di kawasan.

“Diplomasi militer ini bertujuan untuk membangun hubungan interpersonal antar prajurit serta menciptakan persamaan berpandangan tentang pendekatan dalam penyelesaian masalah di Papua,” kata Jenderal Agus.

Selain mengatasi konflik di Papua, KASAD juga menaruh perhatian tinggi terhadap potensi konflik di Laut Cina Selatan. Menurutnya, Laut Cina Selatan perlu mendapat peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan melalui pengembangan kapabilitas satuan TNI terintegrasi di wilayah Natuna.

“Karena satuan tersebut memiliki peran vital untuk menciptakan return effect sekaligus sebagai mata dan telinga bagi sistem peringatan dini kita atau early warning sistem,” tutup Agus.

Artikel tentang https://klinikinteriorinteriogmail.wordpress.com/2017/07/17/klinik-interior-jayapura-mbah-untung-no-081344712417/

Tabloid Nusantarahttps://tabloidnusantara.com/
Membuka Wawasan Dan Mencerdaskan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments