BANDARLAMPUNG, tabloidnusantar. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Lampung mencatat produksi kopi robusta di provinsi ini mencapai 127.578 ton pada 2025.
“Berdasarkan pencatatan terakhir di 2025 produksi kopi robusta Lampung mencapai 127.578 ton, ini meningkat dari 2024 yang produksinya hanya 120.377 ton,” ujar Kepala Disbun Provinsi Lampung Desti Arisandi, di Bandarlampung, Kamis.
Kenaikan produksi itu terjadi meski luas areal tanam tidak berubah signifikan. Pada 2025, luas areal tanam kopi robusta Lampung tercatat 152.527 hektare (ha), terdiri dari 7.921 ha tanaman belum menghasilkan (TBM), 137.792 ha tanaman menghasilkan (TM), dan 6.814 ha tanaman rusak atau tua.
Sedangkan pada 2024, luas tanam tercatat 152.507 ha, terdiri dari 6.854 ha TBM, 138.795 ha TM, dan 6.858 ha tanaman rusak.
“Kalau dilihat dari produksi mengalami peningkatan yang cukup baik, meski luas tanam dari tahun sebelumnya tidak terlalu jauh berbeda,” katanya.
Produktivitas juga naik. Pada 2025, produktivitas kopi robusta Lampung mencapai 926 kilogram per hektare per tahun, naik dari 867 kilogram per ha per tahun pada 2024.
“Walaupun tidak terlalu signifikan setidaknya ada peningkatan di tahun sebelumnya, karena memang iklim mendukung serta ada perlakuan petani yang mulai sadar untuk melakukan pemeliharaan, serta pemberian pupuk kepada tanaman kopinya,” ujar dia.
Untuk 2026, Disbun menargetkan produksi dan produktivitas kembali meningkat. Salah satu pendorongnya adalah program pemerintah pusat untuk pengembangan kopi robusta di Lampung seluas 2.200 hektare.
Ia menjelaskan bantuan pengembangan kopi tersebut berupa pengalokasian benih dan bantuan upah penanaman serta pengolahan lahan.
“Dan ada juga dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung berupa pemberian pupuk hayati cair untuk membantu proses pemupukan tanaman kopi,” ujar dia.
Produksi per Kabupaten/Kota 2025
Kabupaten/Kota Produksi (Ton) Produktivitas (Kg/Ha) Petani (KK)
Lampung Barat 63.375 1.268 36.029
Tanggamus 39.239 1.027 41.209
Lampung Utara 9.838 467 11.590
Way Kanan 8.805 464 30.915
Pesisir Barat 3.369 734 4.037
Pesawaran 1.254 501 3.552
Pringsewu 700 729 1.164
Lampung Tengah 355 738 2.226
Lampung Selatan 330 652 2.320
Lampung Timur 225 549 4.481
Tulang Bawang 74 1.028 1.880
Tulang Bawang Barat 8 1.050 1.296
Kota Bandarlampung 6 1.500 60
Mesuji 1 333 32
Data tersebut menegaskan Lampung Barat dan Tanggamus masih menjadi sentra utama kopi robusta Lampung, dengan kontribusi gabungan lebih dari 102.000 ton atau sekitar 80 persen dari total produksi provinsi.
