Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

MULAI TENGAH MALAM, TERCATAT 4 KALI GEMPA TERJADI DI WILAYAH INDONESIA

Dilihat dari kacamata geologi, Wilayah Indonesia sangat berpotensi terjadi gempa bumi karena posisinya yang berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu Eurasia, Indoaustralia dan Pasifik.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Dilihat dari kacamata geologi, Wilayah Indonesia sangat berpotensi terjadi gempa bumi karena posisinya yang berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu Eurasia, Indoaustralia dan Pasifik.

Kondisi ini menyebabkan wilayah Indonesia rentan terjadi gempa bumi. Tercatat di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak tengah malam tadi 24.00 WIB hari Selasa tanggal 12 Nopember 2019 sampai dengan berita ini diturunkan, terjadi 4 goncangan terjdai dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pada pukul 00:34:39 WIB terjadi gempa bumi dengan kekuatan rendah 2,7 SR di wilayah Ambon. Pusat gempa berada di darat 17 KM Timur Laut Kota Ambon kedalaman 10 KM di 3.57 LS 128.27 BT.

Sumber : BMKG

Getaran kedua terjadi pada pukul 06:32:37 WIB melanda Jayapura dengan kekuatan 4,5 SR. Pusat gempa berada di laut 38 KM Barat Laut Kab. Jayapura dengan kedalaman 10 KM, tepatnya di 2.31 LS 140.26 BT.

Sedangkan di pada pukul 06:41:00 WIB terjadi goncangan sebesar 5,9 SR di Sulawesi Utara. Pusat gempa di 66 KM Barat Laut Jailolo dengan kedalama 83 KM tepatnya di 1.38 LU 126.96 BT. Goncangan ini dirasakan di daerah sekitarnya terutama di wilayah Kotamobagu, Ternate, Manado, Bitung, Tondano, Bolaang Mangondow, Tobego dan Minahasa Utara.

Sumber : BMKG

Guncangan terakhir terjadi di wilayah Pangandaran, Jawa Barat dengan kekuatan 3,4 SR. Pusat Gempa berada di 11 KM Barat Laut Kab. Pangandaran dengan kedalaman 3 KM tepatnya di 7.68 LS 108.39 BT. Gempa yang dirasakan sampai daerah Tasikmalaya, Banjar dan Ciamis ini terjadi pada pukul 11:05:20 WIB.

Sumber : BMKG

Dari keempat kejadian gempa bumi, sampai siang ini belum dilaporkan adanya kerusakan maupun korban jiwa. Namun demikian masyarakat diharapkan tetap waspada dan sigap menghadapi bencana gempa bumi. Silahkan berpedoman kepada antisipasi gempa bumi yang dilakukan sebelum, saat dan sesudah terjadinya gempa. (dapat dilihat di website BMKG dengan alamat situs https://www.bmkg.go.id/gempabumi/antisipasi-gempabumi.bmkg)