Kamis, 15 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

LEDAKAN DAHSYAT GUNCANG RUKO DI PASAR CIMANGGIS CIPUTAT, 13 KORBAN TERCATAT

Bagikan berita:

TANGERANG SELATAN, tabloidnusantara. Ledakan skala besar mengguncang deretan ruko di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Rabu (14/10) malam. Dentuman keras selepas maghrib itu membuat belasan warga yang berada di area kejadian ikut terdampak.

Salah satu pedagang di Pasar Cimanggis bernama Darmini memberikan kesaksian terkait peristiwa tersebut. Ia mengatakan ruko yang meledak itu sebelumnya pernah dimanfaatkan sebagai tempat suplai buah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Itu sebetulnya bukan dapur MBG, ya. Itu untuk suplai, suplai buah MBG,” kata Darmini kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Menurut Darmini, ruko itu memang pernah dijadikan dapur MBG. Namun masa operasional dapur tersebut hanya sebentar sebelum kemudian beralih fungsi. Lebih lanjut, ia menyebutkan pihak yang bertanggung jawab atas operasional ruko tersebut turut menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa ledakan.

Kesaksian sejumlah pedagang lain di lokasi juga menyebutkan dentuman keras yang terdengar dari deretan ruko tidak disusul dengan munculnya titik api. Hanya saja, mereka tidak dapat memperkirakan dari mana sumber ledakan tersebut berasal.

Berdasarkan data sementara, tercatat 13 korban yang terdiri atas 11 korban luka dan dua korban meninggal dunia. Rinciannya, lima korban dirawat di RS Sari Asih, lima korban di RSUD Tangerang Selatan, dan tiga lainnya di RS Fatmawati. Dari 11 korban luka, empat di antaranya mengalami luka berat dan tujuh lainnya luka ringan.

Tim Dokkes Polda Metro Jaya telah melakukan pengecekan terhadap para korban di masing-masing rumah sakit. Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Metro Jaya melakukan proses identifikasi terhadap dua korban meninggal dunia melalui pencocokan data dan dokumen pendukung serta berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Hingga kini penyebab peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui rangkaian peristiwa berdasarkan fakta serta temuan di lapangan.