KUNINGAN, tabloidnusantara. Duka kembali datang dari dunia pendidikan, Kasus kekerasan yang dialami Muhammad Nur Ramadhani (15), siswa kelas IX SMPN 2 Jalaksana, mendapat perhatian serius Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar.
Pada insiden tersebut, Rama mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus menjalani operasi dan mendapat sekitar 30 jahitan setelah menjadi korban aksi perundungan (bullying) oleh kakak tingkatnya di Objek Wisata Balong Dalem, Desa Babakan Mulya, Kecamatan Jalaksana.
Bupati Dian langsung menjenguk Rama di kediamannya Minggu malam.
Bupati menegaskan, kekerasan yang menyebabkan korban harus menjalani operasi tidak bisa lagi dianggap sekadar kenakalan remaja.
“Operasi 30 jahitan itu bukan kenakalan remaja lagi. Ini jelas sudah masuk kriminal” katanya.
Bupati juga meminta kasus tersebut dikawal dan tidak berhenti pada mediasi atau penyelesaian secara kekeluargaan.
“Tolong Pak Kadisdik, ini bantu dikawal. Jangan sampai penyelesaiannya berhenti di mediasi dan kekeluargaan.” tegasnya.
la menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan di lingkungan pelajar.
“Semoga ini kejadian terakhir. Tindakan seperti ini berbahaya dan tidak ada toleransi.” tutup Bupati.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan perlindungan anak di lingkungan pendidikan membutuhkan perhatian serius semua pihak. lebih sedikit
