Jayapura, “tabloidnusantara.com” – Dalam upaya
mengatasi persoalan wilayah, satuan kewilayahan memiliki peran penting untuk
membawa dampak positif terhadap kemajuan pembangunan di wilayah binaan.
Seperti halnya yang dilakukan Kodim
1701/Jayapura menyelenggarakan kegiatan Karya Bhakti dengan sasaran rumah
ibadah Gereja GBGP Jemaat Kristus Keselamatan bertempat di Kelurahan Mandala
Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura, Selasa (25/6/2019).
Sasaran Karya Bhakti yang dikerjakan meliputi pembangunan talud, selokan dan pagar
gereja karena letak bangunan gereja berada dibawah ketinggian pemukiman
masyarakat sehingga ketika cuaca hujan, air mengalir dari atas dan menggenangi
halaman hingga masuk ke teras gereja.
Pihak Gereja Pendeta Yasaman Asugian
menerangkan apabila hujan deras, air hujan mengalir dari atas ke arah samping
gereja dan langsung menggenangi halaman hingga masuk teras gereja.
” Kami tidak dapat berharap lebih kepada
jemaat untuk membangun selain donasi yang kami kumpulkan untuk pembangunan
gereja”, Ungkap Pendeta.
Atas kondisi tersebut, Kodim 1701/Jayapura
berinisiatif menyelenggarakan Karya Bhakti yang dipimpin Pasiter Kodim Kapten
Inf Kadir dengan mengerahkan 35 orang anggota Kodim dibantu warga setempat
untuk membangun talud, selokan serta pagar gereja yang dimulai sejak tanggal 2
Juni 2019 dan masih berjalan hingga sekarang.
Selaku Koordinator, Kapten Inf Kadir mengatakan
masyarakat di kampung ini merupakan bagian dari binaan Kodim sehingga keluhan
dan kendala masyarakat disini yang memprakarsai Karya Bhakti ini dilaksanakan.
Pengerjaan talud, Selokan dan pagar Gereja
memakan waktu yang cukup lama karena dibangun disamping Gereja sepanjang 50
meter yang dibuat secara permanen agar tahan terhadap air hujan atau erosi.
Dilain tempat, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf
Johanis Parinussa menuturkan adanya kegiatan Karya Bakti ini bertujuan untuk
menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan rakyat yang
di wujudkan pada pembangunan infrastruktur gereja diantaranya pembangunan
talud, selokan dan pagar gereja yang sampai saat ini masih dikerjakan.
” Saya melihat masyarakat sangat antusias
untuk kita libatkan dalam karya bhakti ini sehingga tercipta semangat
kebersamaan untuk bergotong royong membangun wilayahnya yang kita arahkan pada
pembangunan Infrastruktur gereja “, Ujar Dandim.