Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
KEBAKARAN

KEBAKARAN NPCT1 TANJUNG PRIOK MASUK TAHAP PENDINGINAN, DIPASTIKAN NIHIL KORBAN JIWA

JAKARTA, tabloidnusantara. Kepulan asap hitam tebal yang membubung dari kawasan New Priok Container Terminal One (NPCT1) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin siang 21 September 2026, sempat menghebohkan aktivitas pelabuhan. Penanganan insiden tersebut kini telah memasuki tahap akhir.

Pihak NPCT1 memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, menegaskan proses pendinginan dilakukan bersama para pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Penanganan insiden kebakaran telah memasuki tahap pendinginan melalui penanganan bersama antara NPCT1 dan para stakeholder terkait di kawasan Tanjung Priok,” ujar Christine dalam keterangan resmi di media sosial Instagram NPCT1, Senin.

Tahap pendinginan atau cooling down berlangsung kurang lebih satu jam sebagai bagian dari prosedur penanganan darurat. Manajemen NPCT1 masih melakukan pemantauan ketat di area terdampak dan menjalankan seluruh prosedur keselamatan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak ada api susulan.

Sebelumnya kebakaran dilaporkan ke Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada pukul 15.44 WIB. Lokasi kebakaran berada di Jalan Terminal Kalibaru Raya Kavling B No 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Petugas Pos Kalibaru mengerahkan satu unit mobil pompa berkapasitas 4.000 liter sebagai pengerahan awal dan tiba di lokasi pukul 15.53 WIB. Operasi pemadaman langsung dimulai dua menit kemudian, pukul 15.55 WIB.

Guna mempercepat pemadaman di area terminal peti kemas yang rawan merambat, Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan total 14 unit kendaraan pemadam dengan 70 personel. Hingga Senin sore, petugas gabungan masih melakukan pendinginan di lokasi.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara aktivitas di sekitar terminal dilaporkan mulai berangsur normal setelah asap hitam yang sempat viral di media sosial berangsur menipis.