BOMBANA, tabloidnusantara. Laut Sulawesi Tenggara kembali mencatat duka. Kapal Motor Legenda Nusantara 99 yang berlayar dari Jakarta menuju Morowali terbakar hebat di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, pada Selasa.
Insiden terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Di atas kapal berpenumpang 13 anak buah kapal itu tersimpan muatan chemical dan alat berat. Api cepat membesar dan memaksa seluruh ABK berupaya menyelamatkan diri di tengah laut.
Plh Kepala Basarnas Kendari Iwan Gunawan membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Iya benar dua ABK meninggal dunia dalam insiden kapal terbakar ini,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Laporan kecelakaan baru diterima Basarnas Kendari pada pukul 08.35 Wita. Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna langsung diberangkatkan bersama unsur potensi SAR menuju titik pertemuan dengan kapal penolong KM KBR Benua Dua.
Dari proses evakuasi, 12 orang berhasil dibawa ke Pelabuhan Tampo Muna dan selanjutnya dirujuk ke RSUD L.M. Baharuddin. Namun nahas, satu ABK bernama Yudi Bagus yang masih berusia 22 tahun menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan.
Tim SAR kemudian kembali ke KM KBR Benua Dua untuk menjemput satu korban lain, John Petro berusia 42 tahun, yang juga dinyatakan meninggal. Dengan demikian total korban meninggal dalam insiden ini berjumlah dua orang.
Sementara itu nahkoda kapal, Sahriar berusia 42 tahun, selamat namun harus menjalani perawatan intensif. Ia mengalami keracunan kimia akibat asap dan paparan muatan di kapal.
Hingga saat ini proses penanganan masih berlangsung. Basarnas bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi untuk investigasi penyebab kebakaran dan mengamankan sisa muatan berbahaya di kapal.
