Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

GUNUNG ANAK KRAKATAU ERUPSI 2 KALI MALAM INI, WARGA DIHIMBAU JANGAN DEKAT 3 KILOMETER

LAMPUNG SELATAN, tabloidnusantara – Gunung Anak Krakatau di perairan Kabupaten Lampung Selatan kembali erupsi malam ini, Senin 17 Agustus 2026. PVMBG mencatat dua kali erupsi terjadi dalam selang waktu satu menit.

‎Warga, nelayan, dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati gunung api tersebut dalam radius 3 kilometer.

Langit malam di Selat Sunda kembali diwarnai aktivitas Gunung Anak Krakatau.

‎Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, erupsi pertama terjadi pukul 19.43 WIB. Tinggi kolom erupsi saat itu tidak teramati. Namun erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dan durasi 27 detik.

‎Belum sampai satu menit, gunung api tersebut kembali meletus. Erupsi kedua tercatat pada pukul 19.44 WIB dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dan durasi lebih panjang, yakni 92 detik.

‎Status Waspada, Radius 3 KM Dilarang Didekati  

‎Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Andi Suwardi, mengatakan aktivitas vulkanik masih terus dipantau secara intensif.

‎”Erupsi masih terjadi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau terus kami pantau. Kami mengimbau masyarakat, pengunjung maupun wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau,” ujar Andi.

‎PVMBG sebelumnya telah menetapkan status Level II atau Waspada untuk Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah.

‎Meski belum ada laporan dampak langsung ke permukiman, tim pemantau terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas.

‎Gunung Anak Krakatau memang termasuk gunung api yang aktif. Warga di pesisir Lampung Selatan dan Banten diminta tetap tenang, namun waspada. Informasi resmi terkait perkembangan aktivitas hanya merujuk pada PVMBG dan BPBD setempat.