GORONTALO, Tabloidnusantara. Warga Boalemo dikejutkan getaran gempa saat subuh. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,9 terjadi pada Jumat, 4 September 2026 pukul 04.05 WIB.
Pusat gempa berada di laut, tepatnya 27 kilometer Barat Laut Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada koordinat 0,64 GEMPA M 4,9 Utara dan 122,13 Bujur Timur. BMKG menyebut kedalaman gempa mencapai 58 kilometer.
“#Gempa Mag:4.9,(27 km BaratLaut BOALEMO-GORONTALO),” tulis akun resmi X @infoBMKG beberapa menit setelah kejadian.
Dengan kedalaman 58 km, gempa ini termasuk gempa menengah. Biasanya guncangan terasa lebih luas tetapi energinya sudah banyak teredam sebelum mencapai permukaan, sehingga potensi kerusakan relatif lebih kecil dibanding gempa dangkal dengan magnitudo sama.
Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan maupun korban. BMKG juga belum menyampaikan informasi terkait potensi tsunami.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam pernyataannya.
Warga di pesisir Boalemo dan wilayah sekitar Gorontalo diimbau tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan. Jika berada di bangunan, pastikan struktur rumah aman dan ketahui jalur evakuasi terdekat.
Gorontalo memang berada di jalur pertemuan lempeng yang aktif. Data BMKG menunjukkan wilayah ini beberapa kali diguncang gempa menengah dalam beberapa tahun terakhir, meski sebagian besar tidak menimbulkan dampak signifikan.
Pemerintah daerah bersama BPBD setempat masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dari gempa pagi ini.
