ACEH TIMUR, tabloidnusantara. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Timur, Rahmatsah Putra, akan menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMAN 1 Simpang Ulim mulai Senin (26/10/2026).
Langkah ini diambil menyusul aksi demonstrasi dan mogok belajar siswa yang memprotes penebangan sejumlah pohon di lingkungan sekolah. Penunjukan Plh bertujuan memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan sekaligus meredakan ketegangan di lingkungan sekolah.

Rahmatsah mengatakan, nama pejabat yang akan mengisi posisi tersebut masih menunggu keputusan. Penunjukan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap persoalan yang terjadi sembari menunggu proses pergantian kepala sekolah definitif.
“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan hak belajar para siswa. Kami ingin memastikan atmosfer belajar di SMA Negeri 1 Simpang Ulim kembali kondusif, nyaman, dan berjalan normal seperti sedia kala,” ujarnya, Minggu (25/10).

Sebelumnya, para siswa menggelar demonstrasi dan mogok belajar setelah sejumlah pohon besar di lingkungan sekolah ditebang. Dalam siaran langsung melalui TikTok, siswa mengeluhkan kondisi sekolah yang menjadi lebih gersang setelah pohon-pohon yang disebut telah tumbuh selama 10 hingga 15 tahun tersebut ditebang.
Mereka menilai pepohonan itu berperan penting dalam menjaga kesejukan, menyaring udara, dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Siswa juga mempersoalkan sulitnya menemui kepala sekolah sebelumnya, Laina Fariyani, untuk meminta penjelasan terkait kebijakan penebangan pohon tersebut.
Kini, penunjukan Plh diharapkan dapat meredakan polemik dan memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi.
