Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
KRIMINAL

BELASAN MOTOR HASIL CURIAN YANG HENDAK DIKIRIM KE SUMATRA BERHASIL DIGAGALKAN POLISI

JAKARTA, tabloidnusantara. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tambora menggagalkan penyelundupan 12 unit sepeda motor curian ke Sumetara di pintu keluar Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengungkapkan awalnya, pihaknya memperoleh informasi terkait truk yang diduga mengangkut sepeda motor curian melintas di Jalan Tubagus Angke pada 7 Juli 2026.

“Namun, truk tersebut ternyata sudah melintasi Tubagus Angke dan mengarah ke tol. Kemudian, Unit Reskrim mendapatkan informasi lagi, truk tersebut sudah berada di Tol Cikupa. Setelah itu, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora melakukan pengejaran di exit Tol Cikupa,” kata Wahyu di Jakarta, Selasa (14/7).

Kendaraan truk penyelundup itu berhasil dicegat dan ditemukan sebanyak 12 unit sepeda motor curian di dalamnya.

Wahyu mengatakan penyelundupan itu dilakukan dengan menggunakan kamuflase peralatan rumah tangga serta mainan anak yang ditumpuk bersama sepeda motor curian.

“Jadi, kendaraan itu ditumpukkan dengan alat-alat rumah tangga, kemudian ada sapu, ada ember, kemudian ada lemari, dan ada alat mainan-mainan anak-anak,” tutur Wahyu.

Selain itu, lima unit sepeda motor lain yang terpisah dari 12 unit sepeda motor curian itu juga diketahui memiliki surat-surat yang lengkap. Lima unit sepeda motor yang berdokumen lengkap itu turut digunakan sebagai modus untuk menyamarkan 12 unit sepeda motor curian tersebut.

“Nah, untuk 12 unit tersebut, setelah dilakukan pengecekan, ada dua LP (Laporan Polisi) hasil curian. Satu LP di Polsek Kebon Jeruk, satunya lagi LP di Polsek Cengkareng. Namun, 10 motor lain masih dalam proses pengecekan, kami lakukan pendalaman lagi,” ungkap Wahyu.

Saat ini, pihak kepolisian masih mengusut keterlibatan truk penyelundup itu dengan sindikat pencurian yang lebih besar.

“Kami masih mendalami apakah ada sindikat dari jaringan pencurian yang lebih besar. Nanti kami sampaikan setelah melakukan penyelidikan lebih dalam.,” pungkas Wahyu.