Minggu, 1 November 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

BANJIR LUAPAN SUNGAI RENDAM 6 DESA DI PANTE CEUREUMEN ACEH BARAT

Bagikan berita:

ACEH BARAT, tabloidnusantara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melaporkan enam desa di Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten setempat sejak Sabtu malam terendam air dengan ketinggian mencapai di atas 30 sentimeter.

“Banjir ini dipicu luapan sungai usai wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, Sabtu malam.

Ada pun enam desa yang terendam banjir luapan di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat di antaranya Desa (Gampong) Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, serta Canggai.

Ia menjelaskan, bencana banjir mulai menggenangi permukiman warga dan akses jalan sejak Sabtu (31/10) malam pukul 20.00 WIB malam, setelah kawasan itu diguyur hujan lebat sejak dua hari terakhir.

Hingga Sabtu menjelang tengah malam, kondisi di lapangan menunjukkan intensitas hujan di wilayah Pante Ceureumen masih terpantau tinggi, sehingga beberapa desa/gampong dilaporkan masih tergenang air.

Menanggapi situasi darurat ini, BPBD Aceh Barat bersama unsur terkait menyiagakan personel di posko markas komando untuk mengantisipasi perkembangan situasi lanjutan.

“Melalui arahan pimpinan, Pusdalops-PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terus memantau secara intensif perkembangan banjir di beberapa wilayah terdampak,” kata Dharmawan menambahkan.

BPBD Aceh Barat juga menyiagakan tim rescue guna melakukan langkah-langkah penanganan darurat jika kondisi memerlukan evakuasi atau aksi lebih lanjut.

Dharmawan menjelaskan, berdasarkan laporan sementara di lapangan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Sementara itu, untuk total kerugian materil maupun kerusakan infrastruktur, pihak BPBD menyatakan bahwa pendataan menyeluruh masih terus berlangsung.

Ada pun unsur yang terlibat dalam penanganan darurat ini meliputi personel BPBD serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat yang siaga memantau situasi di lingkungan masing-masing.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem dan potensi hujan lebat masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.