Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

BAHU-MEMBAHU DI TENGAH KETERBATASAN: TIM GABUNGAN TNI-POLRI DAN BPBD JINAKKAN KARHUTLA 10 HEKTARE DI SORONG

SORONG, tabloidnusantara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sorong bersama tim gabungan TNI, Polri, dan relawan kemanusiaan memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di sejumlah distrik di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Kebakaran terparah melanda kawasan Jalan Kontainer, Distrik Mayamuk, dengan luasan lahan terdampak hampir mencapai 10 hektare.

Kepala BPBD Kabupaten Sorong, Aminadap Lobat, mengonfirmasi bahwa dalam sepekan terakhir titik api bermunculan di beberapa lokasi strategis, meliputi Distrik Mayamuk, Distrik Mariat, Distrik Saengkeduk, hingga Distrik Makbon.

“Khusus di Distrik Mayamuk atau kawasan Jalan Kontainer, kebakarannya cukup hebat dan dampaknya hampir mencapai 10 hektare. Namun berkat koordinasi cepat tim gabungan di lapangan, beberapa titik api utama berhasil kita lokalisir dan padamkan,” ujar Aminadap Lobat di Kabupaten Sorong, Rabu (26/8).

Meskipun terkendala keterbatasan sarana dan prasarana operasional pemadaman, pemadaman darat terus dioptimalkan melalui kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Satpol PP dan Damkar, PMI, personel TNI-Polri, BPBD Provinsi Papua Barat Daya, serta bantuan armada dari pihak swasta seperti Pertamina.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh personel TNI, Polri, relawan, serta dukungan satu unit armada pemadam dari Pertamina yang bergerak cepat di lapangan. Keterbatasan alat tidak memadamkan semangat tim gabungan untuk mengamankan wilayah dari ancaman karhutla,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Sorong mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghentikan segala bentuk aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar di tengah kondisi cuaca kering dan angin kencang saat ini.