Pasuruan– Sertu Waki, Babinsa Koramil Mayangan, Kodim
0819/Pasuruan, berhasil mengevakuasi mayat berbaju coklat yang ditemukan di
sepanjang sungai Pelabuhan Kota Pasuruan. Senin, 9 April 2019.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Kolonel
Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP, M.M, menjelaskan, proses evakuasi itu bermula
ketika anggota Babinsa tersebut, mendapat informasi dari salah seorang warga
mengenai keberadaan mayat tersebut.
“Dia (Sertu Waki) dihubungi oleh warga kalau ada mayat di
sungai itu,” ujar Almameter Akademi Militer tahun 1997 ini. Selasa, 10 April
2019 siang.
Tanpa basa-basi, kata Kolonel Singgih, Sertu Waki
langsung menuju ke lokasi keberadaan mayat itu.
“Ketika di lokasi, ternyata benar ada (mayat, red). Sertu
Waki langsung terjun ke sungai dan mengevakuasi mayat tersebut,” tandasnya.
“Kondisinya sudah kaku, dan tersangkut di sampah bambu,”
imbuh Kapendam.
Usai di evakuasi, mayat berbaju coklat itupun langsung
dibawa ke RSUD Dr. Soetomo, Kota Pasuruan.
Diduga, mayat tersebut sudah meninggal dua hari yang
lalu. Bahkan, menurut sumber informasi, ketika dilakukan uji forensik di RSUD
setempat, tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan ataupun kekerasan di
sekujur tubuh mayat tersebut.
“Kemungkinan, kematian almarhum diakibatkan suatu penyakit
yang di deritanya,” ungkap salah satu sumber yang tak ingin disebut
identitasnya.
Diketahui, mayat tersebut ialah Muh. Kosim, warga Jalan
Sulawesi Utara, RT 004/001, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota
Pasuruan, yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang becak. Identitas
tersebut, sesuai dengan adanya kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di
saku mayat tersebut.

