GAYO LUES, tabloidnusantara. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui Satker Wilayah 3 dan PPK 3.4 Kabupaten Gayo Lues, mengerahkan alat berat untuk membersihkan material sisa banjir di permukiman warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Sabtu (31/10/2026).
Banjir yang melanda Desa Badak tiga hari lalu terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan tanggul pengamanan sungai jebol serta jembatan tersumbat, sehingga merendam ratusan rumah warga.
Dampak dari bencana tersebut sempat melumpuhkan total akses ke RSUD Muhammad Ali Kasim dari pusat kota Blangkejeren.
Selain itu, salah satu jembatan di jalur dua Desa Badak menuju RSUD tersebut putus total diterjang banjir.
Kepala BPJN Aceh melalui PPK 3.4 di Blangkejeren, Ivan Syahputra, mengatakan, pascabanjir pihaknya melakukan pembersihan lumpur dan sisa material banjir dengan mengerahkan alat berat dan dump truk ke lokasi.
“Alat berat dan dump truk yang dikerahkan ke Desa Badak didedikasikan untuk pembersihan lumpur dan pengangkutan sampah sisa material banjir. Semoga dengan bantuan alat berat dan dump truk ini dapat membantu warga dan korban pascabencana alam tersebut,” ujar Ivan Syahputra.
