JAKARTA, tabloidnusantara. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa keandalan dan ketepatan informasi intelijen memegang peranan krusial dalam mendukung keberhasilan operasi keamanan, memetakan kelompok bersenjata secara presisi, serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat sipil di wilayah Papua.
Hal tersebut disampaikan Pangkogabwilhan III menyikapi keberhasilan operasi penindakan terpadu yang dilaksanakan oleh pasukan gabungan TNI (Satgas Yonif Marinir 9 dan Denkul 4 Satgas Rajawali V Koops TNI Habema) terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Berdasarkan laporan operasional, keberhasilan penindakan yang menumpas pimpinan kelompok bersenjata Manfret Fatem beserta dua komandannya tersebut didukung penuh oleh data intelijen berstandar tinggi dari Badan Intelijen Negara (BIN).
“Informasi intelijen yang akurat sangat membantu aparat dalam menentukan sasaran operasi secara terukur sekaligus mengurangi risiko bahaya bagi masyarakat sipil di sekitar wilayah penindakan. Sinergi yang kuat antara BIN dan satuan operasi TNI menjadi fondasi penting dalam menghadapi ancaman kekerasan bersenjata,” tegas Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, di Jakarta, Sabtu (10/10).
Dalam setiap penugasan di wilayah komando Kogabwilhan III, Pangkogabwilhan memastikan bahwa seluruh prajurit di lapangan senantiasa mematuhi rules of engagement (ROE), ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta menjunjung tinggi penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).
Prinsip salus populi suprema lex esto bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi tetap menjadi pedoman mutlak dalam penyelenggaraan seluruh operasi keamanan di tanah Papua.
“Keselamatan masyarakat sipil, perlindungan terhadap warga, dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas adalah prioritas mutlak. TNI akan terus menjalankan tugas pengamanan wilayah dan penegakan hukum secara profesional, tegas, dan terukur demi terwujudnya kedamaian serta percepatan pembangunan di seluruh tanah Papua,” pungkas Jenderal bintang tiga tersebut.
