Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

PEMERIKSAAN SPESIMEN MENCAPAI 1 JUTA, KONFIRMASI POSITIF COVID-19 BERTAMBAH 1.611

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pemeriksaan spesimen mencapai 1 juta lebih sampai hari ini, setelah ada penambahan 23.609 spesimen per hari ini. Total pemeriksaan spesimen yang telah dilakukan pemerintah dalam hal ini dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebanyak 1.015.678 spesimen. Penjelasan ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (10/7) sore.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pemeriksaan spesimen mencapai 1 juta lebih sampai hari ini, setelah ada penambahan 23.609 spesimen per hari ini. Total pemeriksaan spesimen yang telah dilakukan pemerintah dalam hal ini dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebanyak 1.015.678 spesimen. Penjelasan ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (10/7) sore.

BACA JUGA: TERJADI LONJAKAN DRASTIS KASUS POSITIF COVID-19, PENAMBAHAN TERBANYAK DARI PENYEBARAN DI SECAPA AD

“Dari
pemeriksaan spesimen sebanyak 23.609 diperoleh hasil positif terkonfirmasi sebanyak
1.611 orang, sehingga jumlah total kasus positif sampai hari ini berjumlah
72.347 orang,” jelas Yuri. “Sementara untuk pasien sembuh bertambah 878,
sehingga jumlah total pasien sembuh sampai hari ini berjumlah 33. 529 orang, sedangkan
pasien meninggal bertambah 52, sehingga jumlah total pasien meninggal berjumlah
2.469,” lanjutnya.

Sebaran Covid-19

Berbicara masalah sebaran kasus hari ini, Yuri menyebutkan bahwa DKI
Jakarta bertambah 260 kasus baru namun melaporkan 180 sembuh, Jawa Timur 246
kasus baru dengan 234 sembuh, Sulawesi Utara 134 kasus baru dengan 5 sembuh,
Sulawesi Selatan 132 kasus baru dengan 30 sembuh, Sumatera Uara 112 kasus baru dengan
12 sembuh, Jawa Barat 105 kasus baru dengan 28 sembuh, Jawa Tengah 100 kasus
baru dengan 138 sembuh.

“17 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10, dan ada 9 provinsi tidak
ada penambahan kasus baru yakni Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat,
Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Riau, dan NTT,” jelas Yuri

Yuri juga menyampaikan bahwa pihaknya masih melaksanakan
pemantauan secara terus menerus terhadap  Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 38.705
orang dan melaksanakan pengawasan terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak
13.882 orang. Dilaporkan juga bahwa 459 kota/kabupaten dari 34 provinsi di
Tanah Air sudah terdampak Covid-19.

Klaster Secapa AD

Menjelaskan penambahan drastis kasus positif Covid-19 di  Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung, Achmad Yurianto menyatakan bahwa kondisi penanganan Covid-19 di Secapa AD dapat dikendalikan dan dalam pengawasan ketat. “Masyarakat tidak perlu terlalu panik karena karantina klaster Secapa AD sudah tertangani sesuai dengan protokol standar internasional WHO yang dilaksanakan ketat oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Dinas Kesehatan Jawa Barat,” kata Yuri.

BACA JUGA: TNI BERSAMA PUSKESMAS SOTA GELAR PELAYANAN KESEHATAN BAGI LANSIA DI PERBATASAN RI-PNG

Dalam koordinasinya dengan tim penanganan
Covid-19 di Secapa AD, Yuri menjelaskan juga bahwa 17 orang yang dirawat di RS
Dustira, Cimahi sudah membaik. “17 pasien yang dirawat sudah tidak ada demam,
panas, keluhan batuk minimal,” jelas Yuri.

Ia menambahkan untuk pemantauan kasus positif
COVID-19 lainnya di klaster tersebut juga dalam keadaan baik. Secara ketat
komplek Secapa AD dikarantina dan tidak ada keluar masuk orang.

Protokol Kesehatan

Diakhir penjelasannya Yuri selalu mengingatkan tentang kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan. “Dengan masih bertambahnya kasus konfirmasi positif, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain antar 1-2 meter, memakai masker dengan benar, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Oleh raga juga menjadi penting untuk menjaga imunitas tubuh. Tentu dalam hal ini olah raga dengan menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Sumber Berita: https://covid19.go.id/ dan http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/