TERJADI LONJAKAN DRASTIS KASUS POSITIF COVID-19, PENAMBAHAN TERBANYAK DARI PENYEBARAN DI SECAPA AD

0
204
Achmad Yurianto. Sumber Gambar http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/
Achmad Yurianto. Sumber Gambar http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Terjadi lonjakan drastis kasus positif Covid-19 pada hari ini Kamis (9/7). Sebanyak 2.657 data kasus positif berhasil dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sehingga data total kasus positif sampai hari ini bertambah menjadi 70.736 orang.

BACA JUGA : REKOR ! PENAMBAHAN 1.853 KASUS POSITIF COVID-19 PER 8 JULI 2020

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa lonjakan drastis kasus positif terjadi di Jawa Barat didapat dari klaster Sekolah Calon Perwira Angakatan Darat (Secapa AD). “Yang kita dapatkan keseluruhan kasus positif dari klaster ini (Secapa AD) sebanyak 1.262 yang terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih di sana,” terang Yuri.

Penambahan Kasus Covid-19

Perolehan data hari ini diperoleh berdasarkan pemeriksaan spesimen berjumlah 23.832, sehingga jumlah total pemeriksaan spesimen menjadi 992.069. Dari pemeriksaan tersebut diperoleh kasus positif sebanyak 2.657 orang. Sejak sehari sebelumnya, Rabu siang sampai Kamis siang, dilakukan pemeriksaan terhadap 23.832 spesimen di 276 laboratorium di seluruh Indonesia. Jumlah ini sudah melampaui target pemeriksaan yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo yakni 20.000 spesimen per hari.

Sementara itu penambahan jumlah pasien sembuh per hari ini adalah 1.066, sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 32.651 orang. “Sedangkan pasien meninggal bertambah 58 sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 3.417 orang,” papar Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Kamis (9/7) sore.

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, penambahan kasus positif biasanya didominasi oleh Jawa Timur dan DKI Jakarta. Namun pada hari ini Jawa Barat menjadi wilayah dengan penambahan kasus positif tertinggi dengan 962 kasus baru. Untuk Jawa Timur sendiri hari ini mencatat tambahan kasus harian sebanyak 517 kasus. Disusul DKI Jakarta dengan 284 kasus baru. “19 provinsi melaporkan kasus di bawah 10 dan ada 4 provinsi tidak ada penambahan kasus,” kata Yuri menambahkan.

Yuri juga menjelaskan bahwa sampai hari ini Gugus Tugas masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 38.498 orang dan masih melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.732 orang. Menurut catatan Achmad Yurianto sebanyak 456 kabupaten/kota di 34 provinsi sudah terpapar Covid-19.

Kasus Positif di Secapa AD

Menyikapi penyebaran Covid-19 di Secapa AD, Achmad Yurianto menjelaskan bahwa sejumlah 17 orang dari 1.262 orang di Secapa AD yang terpapar Covid-19 dirawat dan di isolasi di RS Dustira, Cimahi, Bandung. “Mereka dalam kondisi keluhan ringan yang di antaranya demam dan mengeluhkan pernapasan baik batuk maupun sesak, sementara sisanya sebanyak 1.245 orang tanpa keluhan apapun dan saat ini semuanya dikarantina di wilayah Secapa AD,” kata Yuri.

BACA JUGA : PENINGKATAN SEJUMLAH 1.268 KASUS POSITIF COVID-19, MASYARAKAT DIHIMBAU TETAP WASPADA

Semenjak terjadi lonjakan drastis kasus positif, seluruh komplek di Secapa AD dilakukan isolasi wilayah dan dilakukan pengendalian orang keluar masuk wilayah tersebut. Pengawasan ketat dari Kesehatan Kodam III/Siliwangi yang memantau terus menerus sepanjang hari kondisi pasien.  “Seluruh peserta yang dipantau dalam keadaan baik. Kami memastikan bahwa tidak akan terjadi penularan ke luar komplek Secapa AD,” kata dr. Achmad.

Ia mengimbau masyarakat untuk tenang tidak usah panik. Diharapkan keluarga peserta didik bisa memahami ini dan masih bisa melaksanakan kontak komunikasi dengan keluarganya.

Diakhir konferensi persnya, Yuri selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. “Patuhi protokol kesehatan adalah cara yang paling benar kalau ingin terbebas dari penularan Covid-19, menjaga jarak fisik dengan orang lain minimal 2 meter, memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, dan rajin berolahraga,” himbau Yuri.

Sumber Berita: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Tinggalkan Balasan