Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

KEMENTERIAN PUPR AKAN BANGUN JEMBATAN PENGHUBUNG MANOKWARI MANSINAM

MANOKWARI, “tabloidnusantara.com” – Kementrian Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat (PUPR)  akan segera merampungkan perencanaan pembangunan jembatan penghubung Manokwari-Pulau Mansinam, Provinsi Papua Barat pada akhir tahun 2020.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

MANOKWARI, “tabloidnusantara.com”
– Kementrian Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat (PUPR)  akan segera merampungkan perencanaan
pembangunan jembatan penghubung Manokwari-Pulau Mansinam, Provinsi Papua Barat
pada akhir tahun 2020.

Pulau Mansinam merupakan salah
satu pulau lahirnya sejarah peradaban Papua, melalui peran misionari yang
mengabarkan kabar baik dalam Injil atau sejarah masuknya Injil ke tanah Papua
yang diperingati setiap tanggal 5 Februari.

Waakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo mengatakan kedatangannya ke Pulau Mansinam merupakan tindak lanjut dari adanya aspirasi masyarakat melalui pemerintah Provinsi Papua barat yang meminta dibangunnya jembatan penghubung antara Pulau Mansinam dengan Kota Manokwari.

BACA JUGA : WAMEN PUPR , TINJAU PEMBANGUNAN VENUE PON AQUATIK DAN ISTORA SENAYAN DUA BULAN LEBIH CEPAT

“kedatangan saya ini merupakan
komitmen atau keseriusan kita dalam membahas rencana pembangunan jembatan ke
Pulau Mansinam,” ungkapnya kepada wartawan usai meninjau lokasi pembangunan
jembatan Mansinam, Senin (10/02/).

Wempi  mengatakan mengapa penting jembatan ini
dibangun, sebab Pulau Mansinam merupakan lokasi sejarah peradaban manusia Papua
yang diperingati setiap tahun.

“ setiap tahun ada ribuan
masyarakat Papua, bahkan dari luar Papua datang berbondong-bondong memperingati
perayaan masuknya Injil ke Tanah Papua. Tetapi, kita belum juga mempersiapkan
infrastruktur yang baik bagi masyarakat,” ujarnya .

Mantan Bupati Jayawijaya
mengharapkan, dengan adanya rencana pembangunan jembatan penghubung ini,
masyarakat bisa dengan nyaman dan aman untuk memperingati hari sejarah di Tanah
Papua ini.

“Kalau selama ini kita harus menyebrang ke Pulau dengan menggunakan speedboad, Kedepan kita harapkan masyarakat sudah bisa menyebrang dengan menggunakan jembatan yang dibangun oleh negara,” ujarnya 

Kementrian Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat (PUPR) Dan Gubernur Papua Barat, D Mandacan saat meninjau lokasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Manokwari-Pulau Mansinam

Wamen PUPR menegaskan pembahasan
pembangunan jembatan ini telah ia bahas bersama Menteri PUPR. Dimana pihaknya
mengharapkan pemerintah daerah Provinsi Papua, segera membuat surat permintaan
langsung kepada pemerintah pusat melalui Kemerinterian PUPR, agar progres
perencanaan bisa dilaksanakan.

“Akan tetapi kita sudah minta
teman-teman Balitbang untuk melalukan kajian, sehingga dengan adanya kajian
itu, kita segera mendorong konsultan untuk melakukan desain perencanaan dan itu
saya harapkan bisa dilaksanakan tahun ini, agar progres pembangunan bisa kita
laksanakan tahun depan,” ujarnya 

Ia menambahkan, dari diskusinya
dengan perwakilan balai di Papua Barat dan Provinsi Papua Barat, ada tiga
alternatif lokasi rencana pembangunan jembatan itu, yakni pertama Inggandi
Lemon-Pulau Mansinam dengan jarak 1,4 KM, kedua Biriyosi-Pulau Lemon-Pulau
Mansinam dengan jarak 2,3 KM dan Pasir Putih Kuburan-Pulau Mansinam 1,1 KM. (
LM)

“Tim Balitbang bersama
teman-teman di Balai Papua Barat nanti akan mempertimbangkan ketiga lokasi ini,
mana yang lebih efektif dibangun. Kemudian lokasi pulau ini juga ada rute
kapal, begitu juga dengan sisi pembiayaan serta dampak lingkungan,” paparnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan
itu menambahkan jembatan ini juga diharapkan menjadi Icon bagi Provinsi Papua
Barat terlebih khusus di Kota Manokwari ini.

“Tapi, jembatan ini kalau jadi
dibangun bukan hanya bagi masyarakat Papua Barat, melainkan untuk orang yang
ada di Tanah Papua. Perencanaannya harus di buat bagus, sehingga jembatan ini
akan dibangun indah sehingga ia menjadi icon bagi daerah ini,” lugasnya.

Gubernur Papua Barat, D Mandacan menegaskan, pihaknya sangat berterima kasih dengan hadirnya Wakil Menteri PUPR ke Manokwari, untuk menindak lanjuti permintaan masyarakat agar dibangun jembatan di Pulau Mansinam ini.

BACA JUGA : WAMEN PUPR TINJAU PROSES PEMULIHAN WAMENA

“Jadi kehadiran Wamen PUPR
merupakan komitmen beliau dari pembahasan kita sebelumnya, yang mengharapkan
dibangunnya jembatan penghubung ke Pulau Mansinam ini,” ungkapnya saat
mendampingi Wamen PUPR.

Ia menegaskan, apabila pemerintah
pusat membangun jembata Mansinam ini, maka pihaknya dari sisi pemerintah daerah
akan mempersiapkan pelepasan hak ulayat tanah adat.

“Saya pikir jelas, ketika
pemerintah pusat melakukan pembangunan di daerah, maka kita di daerah
berkewajiban untuk mempersiapkan lokasi lahannya,” tuturnya.

Mandacan menjawab pertanyaan
wartawan tentang adanya penolakan dari masyarakat, dengan mengatakan kalau pro
kontrak itu wajar, hanya saja pembangunan jembatan ini harus bisa dilaksanakan.

“Kalau kita lihat sudut pandang
masing-masing, tentu tidak akan ketemu. Jembatan ini kan ada hubungannya dengan
ekonomi, pemerintahan, religius dan sebagainya. Jadi pasti akan ada solusi.
Kita akan duduk bersama dan hasilnya pasti akan ada solusi,” pungkasnya.(lm)