Pegunungan Bintang, “tabloidnusantara.com” – Menuju musyawarah daerah DPD KNPI pegubin panitia penyelenggara musda bekerja sama dengan stering komite telah melakukan berbagai kegiatan salah satu di antaranya membuka pendaftaran bagi bakal calon ketua DPD KNPI periode 2019 -2021 di secretariat DPD KNPI jln. Sisingkatop distrik oksibil.
Usai menutup pendaftaran bakal calon ketua DPD KNPI pegubin ketua stering comite fransiskus kasipmabin menuturkan pihaknya sudah menutup tahapan pendaftarannya sesuai dengan jadwal yang di tentukan dandari hasil yang di terima pihaknya sudah 5 bakal calon ketua DPD KNPI pegubin yang terdaftar dan dari 5 bakal calon ketua DPD KNPI ini akan kami verivikasi berkasnya dan apabilah berkas dari ke empat bakal calon ketua DPD KNPI ini memenuhi syarat maka selanjudnya akan di tetapkan untuk mengikuti pemilihan pada musyawara daerah pada tanggal 27 november mendatang di oksibil.
BACA JUGA : 14 ANGGOTA DPRD TERPILIH IBADAH SYUKUR BERSAMA JEMAAT GIDI SION DI OKSIBIL
Nah untuk menentukan siapa yang lolos dan tidaknya saat ini tim SC dan OC sedang melakukan verifikasi berkas yakni mulai dari rekomendasi distrik, riwayat hidup, pengalaman organiasi, hingga pendidikan terakhir sebab beberapa syarat tersebut di atas merupakan syrat utama seorang bakal calon Ketua DPD KNPI, bukan hanya itu saja tetapi kami juga menelaha tentang sejumlah hal salah satu di antaranya adalah profil bakal calon dan surat keterangan kelakukan baik dari pihak kepolisian, dengan demikian semua ini setelah kami verifikasi pada hari sabtu pecan ini akan kami umumkan siapa saja bakal calon ketua DPD KNPI yang Lolos.
Ketika di Tanya terkait kendala yang di alami panitia OC dan SC frans kasipmabin menuturkan pihaknya mengalami kendala dalam keuang sebab musyawara daeah tentu membutuhkan anggaran karean dalam acara MUSDA tersebut kami harus menghadirkan pengurus KNPI provinsi dan juga dapat melengkapi materi-materi musda hingga makan dan minum peserta musda, oleh sebab itu saya berharap pemerintah dapat membantu kami berupa dana untuk menyukseskan Agenda penting kepemudaan ini, sebab pemdua sebagai tulangpunggung daerah dan juga sebagai mitra pemerintah. Pungkasnya. (Meky/Humas PB)