KEDEKATAN SATGAS YONIF 725/WRG DENGAN MASYARAKAT, BERBUAH PENYERAHAN SENPI RAKITAN
PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Seorang warga Distrik Arso, Kab. Keerom, secara sukarela menyerahkan 2 (Dua) pucuk senjata api rakitan serta 4 (Empat) butir munisi kepada anggota Pos Kout Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg pimpinan Wadansatgas Yonif 725/Wrg Mayor Inf Basuki Rahmat., S.Ag. “Sabtu, (15/6/2019).
Dansatgas
Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P., mengatakan bahwa saat ini
Yonif 725/Wrg tengah melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan
Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG di wilayah Sektor Utara Prov. Papua dari Kab.
Keerom sampai dengan Kab. Pegunungan Bintang.
Pada
saat itu juga Dansatgas menjelaskan bahwa Pos Kout yang dipimpin Oleh Mayor Inf
Basuki Rahmat menerima senjata api rakitan yang diserahkan oleh seorang warga
dari Distrik Arso, Kab. Keerom, berinisial X (Yang bersangkutan tidak berkenan
untuk dipublikasikan identitasnya).
“Yang
bersangkutan secara sukarela datang ke Pos Kout Satgas Yonif 725/Wrg bertemu
dengan Wadansatgas dengan tujuan untuk menyerahkan senjata api rakitan jenis
Revolver dan MP 5 laras pendek serta munisi sebanyak empat butir kaliber 9
Mm”, ujar Letkol Hendry Ginting.
Lebih
lanjut Dansatgas juga menyatakan bahwa penyerahan senjata api rakitan yang
dilakukan oleh seorang warga tersebut merupakan kesadaran masyarakat itu
sendiri, karena anggota Pos Kout kerap memberikan pemahaman tentang hukum dan
menyampaikan secara rutin bahkan rumah ke rumah, agar trauma maupun kepercayaan
kembali terjalin antara masyarakat dengan aparat terkait, dengan penyampaian
secara persuasif tersebut membuat masyarakat lebih mudah menerimanya.
“Melalui
kegiatan pembinaan teritorial (Binter) serta pendekatan secara kekeluargaan
yang dilakukan oleh Wadansatgas bersama dengan anggota lainnya berhasil
menggerakkan hati masyarakat, terlebih lagi dengan keberadaannya yang
memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat, maka dengan sukarela bersedia
menyerahkan senjata api rakitan yang dimilikinya kepada anggota Satgas Yonif
725/Wrg”, ujarnya.
Keberhasilan
anggota dalam menggalang masyarakat untuk menyerahkan senjata api rakitan yang
dimilikinya secara sukarela membuktikan bahwa dengan adanya Pos jajaran Satgas
Yonif 725/Wrg telah diterima dengan baik oleh masyarakat, hal ini juga
merupakan wujud dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.