Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI MELAKUKAN SAFARI RAMADHAN KE KODAM III/SILIWANGI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan Safari Ramadhan ke Makodam III/Siliwangi, Senin (13/5/2019).

Bagikan berita:

Panglima TNI Marsekal TNI
Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan
kerja sekaligus melakukan Safari Ramadhan ke Makodam III/Siliwangi, Senin
(13/5/2019).

Panglima TNI mengaku bahwa
ia merasa bangga bisa berkunjung ke Makodam III/Siliwangi dan disambut oleh
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono yang menurut Panglima
berpenampilan unik, menggunakan kaca mata, gamis, dan tidak lupa membawa
rantang.

“Ini kunjungan daerah
saya yang ketiga, ke Kodam III/Siliwangi merupakan kunjungan perdana saya. Saya
kira tadi disambut oleh Anoa, tapi hari ini disambut Pangdam III/Siliwangi yang
awalnya Saya kira Habib Alwi,” katanya.

Dalam sambutannya, Marsekal
Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Bangsa Indonesia baru saja menyelesaikan pesta
besar pada 17 April 2019.

Rasa syukur diucapkannya
karena acara tersebut bisa berjalan secara aman, damai, dan demokratis.

Pada 22 Mei 2019, Komisi
Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil untuk menentukan siapa yang akan
melanjutkan kepemimpinan Indonesia periode 2019-2024.

Apresiasi setinggi-tingginya
juga disampaikan oleh Panglima TNI kepada personel TNI dan Polri yang sudah
sangat gigih dan disiplin selama proses kampanye selama tujuh bulan hingga
proses pencoblosan.

“Mari menenangkan diri
di bulan suci ini, tugas belum selesai, masih ada pentahapan berikutnya yang
menuntut anggota TNI dan Polri harus mampu mengamankannya agar bisa berjalan
dengan baik. Jawa Barat khususnya Bandung merupakan penyangga Ibu kota, apa
yang terjadi di Jawa Barat bisa berpengaruh langsung ke Jakarta,” katanya.

Panglima TNI meminta TNI dan
Polri harus benar-benar waspada dalam menyikapi segala sesuatu yang terjadi
pasca Pemilu 2019.

Ia mengajak kepada personel
TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat agar membangun kesadaran di tengah
masyarakat bahwa perbedaan dalam Pemilu jangan mengakibatkan perpecahan sesama
anak bangsa.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto
menjelaskan bahwa memang masih terdapat kekurangan.

Tapi Ia berharap, agar
kekurangan tersebut tidak menjadi alat pemecah anak bangsa.

Kekurangan tersebut
diharapkan menjadi introspeksi diri dan diselesaikan secara konstitusional.

“Semoga berkah di bulan
suci menjadikan persaudaraan Bangsa Indonesia semakin kuat. Semoga sesama anak
bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi yang sempat sedikit
renggang akibat perbedaan pilihan. Semoga Allah memberikan kedamaian bagi
Bangsa Indonesia,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.