Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PANGLIMA TNI: KOPASSUS PRAJURIT PILIHAN, HANTU BAGI MUSUH NEGARA

Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara peringatan HUT Kopassus ke-67. Marsekal Hadi mengatakan pasukan Kopassus adalah prajurit pililhan.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
memimpin upacara peringatan HUT Kopassus ke-67. Marsekal Hadi mengatakan
pasukan Kopassus adalah prajurit pililhan.

“Kebanggaan ini tentunya bukan tanpa
alasan. Di sinilah tempatnya prajurit-prajurit pilihan. Prajurit yang ditempa
dengan berbagai latihan, tantangan, dan medan pertempuran,” kata Hadi
dalam sambutannya, di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Hadi mengatakan selama 67 tahun Kopassus
selalu hadir di seluruh penjuru Indonesia. Bagi Hadi, prajurit Kopassus adalah
pasukan terbaik yang senantiasa setia kepada Sapta Marga dan sumpah prajurit.

“Saya bangga kalian senantiasa menepati
Janji Prajurit Komando. Kesetiaan kepada Sapta Marga, keteguhan memegang sumpah
prajurit, serta kehormatan dan jiwa kesatuan para komando telah membawa
berbagai keberhasilan,” ujar Hadi.

“Berani, benar dan berhasil, itulah motto
prajurit komando yang telah kalian pilih untuk selalu diingat dan
ditepati,” sambungnya.

Hadi mengatakan sebagai pasukan pilihan nama
Kopassus sudah terkenal di seluruh penjuru dunia. Hadi menyebut Kopassus adalah
pasukan legenda yang paling ditakuti oleh musuh-musuh negara.

“Prajurit Kopassus, pasukan baret merah
yang saya banggakan, ingatlah kalian adalah legenda, tanpa perlu mencari nama,
kalian sudah terkenal seantero penjuru dunia. Kalian bagaikan hantu-hantu bagi
musuh negara,” ucapnya

Untuk itu, Hadi berpesan kepada seluruh
prajurit Kopassus agar terus meningkatkan profesionalitas dan mengikuti setiap
perkembangan teknologi. Ia juga meminta prajurit Kopassus selalu menjadi
pelindung bagi rakyat Indonesia.

“Ingat pula bahwa kekuatan TNI ada pada
rakyat, dan TNI-lah yang menjadi pelindung dan pembela rakyat. Karena itu
tetaplah rendah hati dan berjiwa besar, dekat dan menyatu dengan rakyat,”
pungkasnya.