Jumat, 23 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

2.000 LOWONGAN DIBUKA DI JOB FAIR PONTIANAK 2026, PENGANGGURAN MASIH 7,91 PERSEN

Bagikan berita:

PONTIANAK, tabloidnusantara. Job Fair Pontianak 2026 di Auditorium Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, 22-24 Oktober 2026, menyediakan sekitar 2.000 lowongan kerja dari 28 perusahaan.

Kegiatan kolaborasi Pemerintah Kota Pontianak dan Universitas Tanjungpura ini menjadi wadah pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga sesuai kualifikasi.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Pontianak pada 2025 masih mencapai 7,91 persen. Angka itu memang turun 0,38 poin dibanding tahun sebelumnya, namun masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Di balik angka pengangguran itu ada anak muda yang sudah melamar berkali-kali tetapi belum mendapat panggilan, ada keluarga yang menunggu anaknya bekerja, dan ada harapan ekonomi yang bergantung pada satu penghasilan,” kata Amirullah di Pontianak, Kamis.

Menurutnya, sebagai ibu kota Provinsi Kalbar sekaligus pusat perdagangan dan jasa, Pontianak memang menarik bagi pencari kerja. Namun daya tarik itu harus diimbangi peningkatan kompetensi agar sesuai kebutuhan dunia usaha.

Tantangan utama saat ini adalah mismatch keterampilan. Selain kemampuan teknis, perusahaan menuntut kecakapan digital, komunikasi, penguasaan bahasa asing, hingga sikap profesional.

Struktur ekonomi Pontianak yang ditopang perdagangan, jasa, kuliner, perhotelan, dan pariwisata sebenarnya membuka peluang penyerapan tenaga kerja, terlebih dengan banyaknya kegiatan skala nasional dan internasional yang menggerakkan ekonomi lokal.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Pemkot Pontianak melalui dinas terkait menyiapkan berbagai pelatihan sepanjang 2026, mulai dari barista, pemasaran digital, penyuntingan video, teknisi mesin pendingin, hingga satuan pengamanan.

“Pelatihan harus disusun berdasarkan kebutuhan pasar kerja yang nyata, sehingga setelah mengikuti pelatihan masyarakat benar-benar punya peluang lebih besar untuk bekerja,” ujarnya.

Amirullah berharap Job Fair 2026 dimanfaatkan maksimal oleh pencari kerja lokal untuk mendapat pekerjaan sesuai kompetensi, sekaligus membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang tepat.