Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

“GUS IPUL, MENILAI PEMILU 2019 “TIDAK BISA DENGAN ADU KUAT”

“tabloidnusantara.com –  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) rumitnya pemilu kali ini semuanya sudah kehendak suara rakyat.

Bagikan berita:


Gus Ipul, Berharap Semua Pendukung Peserta Pemilu 2019, Ini Agar Bisa Menahan Diri Dan Menghormati Apa Kehendak Rakyat.

“tabloidnusantara.com –  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) rumitnya pemilu kali ini semuanya sudah kehendak suara rakyat.

“Saya harap untuk para
pendukung agar bisa menahan diri dan menghormati apapun yang rakyat berikan, melalui
proses pemilu 2019, yang berlangsung pada Rabu, 17 April 2019.

“Apapun
hasilnya harus kita hargai sebagai proses demokrasi. Siapapun yang menang atau
yang kalah ini sudah kehendak rakyat, jika pendukung salah satu pasangan calon
atau peserta Pemilu 2019 menemukan masalah, kan ada yang mewadahi, seperti jalur
hukum yang harus dilewati, bukan jalur jalanan apalagi jalur people power. kata Gus Ipul, Kamis (18/4/2019).

“Gus Ipul, menyampaiakn bahwa “Ini pemilu paling
besar dan rumit, namun kenyataanya kita bisa lalui dan laksanakan bersama. Ini semua
perlu kita syukuri dan harus dihargai jerih payah rakyat ke TPS dengan sabar
dan telaten bahkan rela menunggu dan mengantre cukup lama untuk menyalurkan hak
suaranya, apapun pilihannya.

“Saya menghimbau kesemua pihak dan tokoh
tidak sembarangan mengumbar statemen provokasi yang bisa memancing pertikaian
dan perpecahan di tengah masyarakat.”Ujaranya.

 “Gus
Ipul, mengatakan bahwa pesta demokrasi ini tidak bisa dengan cara adu kuat,
karena yang menang atau yang kalah masing-masing juga massa. “Tegasnya.

Untuk meredam dan mendorong situasi tetap
damai, para Kyai sepuh Jawa Timur, akan menggelar pertemuan. Siapapun yang
menang kami harap jangan jumawa, dan yang kalah harus lapang dada dan saling
menghormati satu sama lainnya. “Pungkasnya.