Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PERKUAT EKONOMI MASYARAKAT, KAB. BATANG BUDIDAYA CACING TANAH

BATANG, “tabloidnusantara.com” – Perkuat sektor ekonomi, Kabupaten Batang adakan pelatihan kerja (workshop), budidaya Cacing tanah dengan metode pengembangbiakannya yang sederhana, resiko kecil dan tidak membutuhkan keahlian kusus, dan modal yang diperlukan relatif kecil namun bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


BATANG, “tabloidnusantara.com” – Perkuat sektor ekonomi, Kabupaten Batang adakan pelatihan kerja (workshop), budidaya Cacing tanah dengan metode pengembangbiakannya yang sederhana, resiko kecil dan tidak membutuhkan keahlian kusus, dan modal yang diperlukan relatif kecil namun bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

BACA JUGA : KENDAL, BERPOTENSI MENUJU SWASEMBADA PANGAN TERBAIK

Sekretaris
Paguyuban Pembudidaya Cacing Kabupaten Batang, Aji Puspito, mengatkan dari
hasil budidaya cacing tanah modal Rp500 ribu, mendapat hasil Rp2 juta selama
tiga sampai empat bulan.

Dimana
perawatan hewan ini tergolong dalam genus Lumbricus ini relatif mudah. Mereka
dapat hidup di media serbuk kayu, dan cukup diberi pakan ampas tahu dan limbah
sayuran rumah tangga setiap sore hari.

Secara
ekonomis, kebutuhan pasar cacing tanah sangat menggiurkan, “Kebutuhan cacing
sangat tinggi karena stok barang kurang. Paguyuban pun ditarget selama tiga
bulan harus bisa mengumpulkan tiga ton cacing,” ujarnya.

Aji pun tak heran jika jumlah peminat usaha budidaya cacing terus bertambah. Saat ini terdapat 400 orang peternak cacing tanah di Kabupaten Batang yang tergabung dalam paguyuban pengusaha cacing. Mereka tersebar di sembilan kecamatan di antaranya Limpung, Reban Banyuputih, Tersono, Bawang, dan lainnya. Melalui paguyuban, para peternak tersebut memasarkan cacing tanah hasil budidaya mereka ke sebuah perusahaan pengolah cacing di Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA : “CIPTAKAN KEKUATAN BELA NEGARA”, KOREM 172/PWY GELAR KOMSOS KREATIF DENGAN IPSI PAPUA

Terbukanya
peluang usaha peternakan cacing tersebut diapresiasi oleh Bupati Batang Batang,
Wihaji, yang hadir dalam acara pelatihan kerja tersebut. Menurutnya, budidaya
cacing, bisa menjadi solusi alternatif untuk mempertahankan perekonomian warga
pada era kenormalan baru.

“Selain
dapat membangkitkan ekonomi di saat pandemi, budidaya cacing dapat menciptakan
wirausaha yang sejalan dengan program Pemkab Batang, yakni  menciptakan
1.000 (orang) wirausaha baru,” ujar Bupati Wihaji.

Bupati
juga mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh paguyuban pengusaha cacing dari
Kecamatan Reban. Mereka sukses memproduksi pupuk tanaman berbahan cacing tanah
yang difermentasi, serta teh herbal berbahan dasar cacing tanah.