Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

DANDIM PUNCAK JAYA GELAR ACARA PENERIMAAN SENPI DAN IKRAR MANTAN KSB

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Bertempat di Lapangan Alun-alun Roh Kudus, Jln. Drs Philipus Andreas Coem Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya, Bupati Puncak Jaya Bapak Yuni Wonda S.Sos., S.IP.,M.M bersama Dandim 1714/PJ Letkol INF Agus Sunaryo dan Kapolres Puncak Jaya AKBP Mikael Saradal menggelar apel Luar biasa ASN dan TNI/Polri, Instansi Vertikal,Tokoh Masyarakat, dan Ormas Kabupaten Puncakjaya sekaligus penyerahan Senjata api Pistol jenis Baretta(buatan Italia) milik KSB Tendison Enumbi,

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Bertempat di Lapangan Alun-alun Roh Kudus, Jln. Drs Philipus Andreas Coem Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya, Bupati Puncak Jaya Bapak Yuni Wonda S.Sos., S.IP.,M.M bersama Dandim 1714/PJ Letkol INF Agus Sunaryo dan Kapolres Puncak Jaya AKBP Mikael Saradal menggelar apel Luar biasa ASN dan TNI/Polri, Instansi Vertikal,Tokoh Masyarakat, dan Ormas Kabupaten Puncakjaya sekaligus penyerahan Senjata api Pistol jenis Baretta(buatan Italia) milik KSB Tendison Enumbi, pada Senin (22/06/2020)

BACA JUGA : “NENEK SUMIYATI, NAIK KRI BANDA ACEH IKUT BERSAMA SATGAS PAMTAS YONIF MR 411/PDW KOSTRAD YANG AKAN KEMBALI KE KAMPUNG HALAMAN”

Kapendam
XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto menerangkan bahwa penyerahan senjata
tersebut berawal dari pendekatan kekeluargaan yang dilakukan oleh Dandim
1714/PJ kepada Sdr Tendison Enumbi sehingga dirinya dengan sukarela menyerahkan
senjata tersebut dan kembali ke NKRI,”Kata Kapendam.

Sementara
itu Bupati Yuni Wonda, dalam sambutannya menyampaikan “Tendison Enumbi yang
merupakan salah seorang Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kabupaten Puncak
Jaya dengan kesadaran diri sendiri telah menyerahkan senjata api kepada Negara”
ungkap Bupati.

“Ini
merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah, TNI dan Polri dengan melakukan
pendekatan dan komunikasi yang kita bangun selama ini sehingga masyarakat dapat
membangun kepercayaan kepada Pemerintah” tambah Bupati.

Bupati
Puncak Jaya menambahkan bahwa di bawah tiang bendera merah putih sudah 2 kali
acara seperti ini di laksanakan dengan kesadaran masyarakat, ini membuktikan
bahwa masyarakat puncak jaya taat kepada hukum.

“Saya
selaku Bupati Puncak Jaya mengucapkan terimakasih kepada adik kita Tendison
Enumbi yang telah menyerahkan senjata miliknya dan kembali ke pangkuan
NKRI,”tambah Bupati Yuni yang hari kemarin juga genap berusia 45 tahun.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat di Papua khususnya Puncak Jaya bahwa Tanggungjawab untuk menjaga keamanan di Kabupaten Puncak Jaya bukan hanya tanggungjawab TNI/Polri, tapi seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Puncak Jaya. Dan saya juga mengajak kepada teman-teman KSB untuk kembali kepangkuan NKRI kami siap akan memberikan pekerjaan kepada mereka apabila menyerahkan diri,”pungkasnya.

BACA JUGA : “DANREM MERAUKE LEPAS SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF MR 411/PDW KOSTRAD DAN YONIF 406/CK”

Selanjutnya
Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Agus Sunaryo menyampaikan “Ini adalah hal yang
sangat luar biasa, kejadian ini bukan serta-merta diserahkan begitu saja, namun
telah melalui proses panjang yakni pendekatan persuasif dan kekeluargaan kepada
Sdr. Tendison sehingga secara terus- menerus melakukan komunikasi kepada kami,
kemudian kami menghimbau dan mengajak untuk menyerahkan senjata. Tendison juga
sempat menyampaikan bahwa dirinya ingin kembali ke jalan yg benar dan hidup
normal” ungkap Dandim.

Perlu
diketahui bahwa penyerahan senjata api ini merupakan kejadian kedua kali yaitu
pertama yg dilakukan oleh Telangga Gire (Mantan KSB Tingginambut) dan kedua
dilakukan Tendison Enumbi (kelompok KSB Wilayah Mewuluk yang menyerahkan Diri)
dengan menyerahkan satu pucuk senjata Api jenis Baretta (buatan Italia) Kal.9 ×
9 mm kepada Bupati Puncak Jaya dan hari ini diserahkan kepada aparat
TNI&Polri.