“NENEK SUMIYATI, NAIK KRI BANDA ACEH IKUT BERSAMA SATGAS PAMTAS YONIF MR 411/PDW KOSTRAD YANG AKAN KEMBALI KE KAMPUNG HALAMAN”

0
75
Nenek Sumiyati akrab di pangil Mbah Ompong Saat di gendong anggota TNI, mau naik Kapal KRI Banda Aceh

MERAUKE, “tabloidnusantara.com” — Sosok Nenek Sumiyati akrab di pangil Mbah Ompong yang sempat Viral Di Yotube Chanel Buletin TNI AD akhirnya tercapai keinginannya yaitu ingin kembali ke kampung ikut Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang akan kembali ke Home Base.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa melalui Danrem  Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko dapat mengabulkan keinginan nenek Sumiati yang ingin kembali ke kampung halamanya bersama-sama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad dengan naik KRI Banda Aceh-593 Kolinlamil ( Komando Lintas Laut Militer).

BACA JUGA : “DANREM MERAUKE LEPAS SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF MR 411/PDW KOSTRAD DAN YONIF 406/CK”

Untuk mengabulkan keinginan nenek tersebut Danrem Bangun Nawoko selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI -PNG Sektor Selatan berkoordinasi Dengan Komandan Lantamal XI Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han) untuk dapat membantu Satgas membawa Mbah Sumi kembali ke kampung halamannya di Kediri. Dan Syukur Alhamdulillah Danlantamal XI Merauke pun langsung mengabulkan permohonan saya. Ujar Jenderal Bintang Satu di sela-sela amanat pada Upacara Pelepasan  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 411 Kostrad dan Yonif 406/Ck Di pelabuhan Umum Yos Sudarso Merauke.(22/6/2020).

BACA JUGA : TNI BERSAMA DENGAN MASYARAKAT KILIARMA GELAR BAKAR BATU

Hal tersebut sebuah wujud kepedulaian TNI AD terhadap berbagai kesulitan rakyat seperti nenek Sumiati yang hidup sebatangkara tanpa sanak saudara di jalur 2B Kampung Sota Distrik Sota Kabupaten Merauke Papua yang dirawat oleh satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad dan ingin kut sama-sama kembali ke jawa.

Nenek Sumiati merantau bersama dengan suaminya pada tahun 2009 di Kabupaten Merauke Papua. Dan kini Mbah Sumiati hidup seorang diri tanpa ada keluarganya sejak suaminya wafat pada bulan Februari 2020 lalu dengan kondisi kesehatan yang terganggu sehingga menghambat aktifitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan