Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PENERANGAN TNI AD HARUS BANGKIT DAN KREATIF, INFORMASI DAN PUBLIKASI

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Sebagai ujung tombak TNI AD, jajaran Penerangan harus bangkit dan kreatif dengan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) serta mengoptimalkan sarana dan prasarana Penerangan yang ada.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Sebagai ujung tombak TNI
AD, jajaran Penerangan harus bangkit dan kreatif dengan meningkatkan kompetensi
Sumber Daya Manusia (SDM) serta mengoptimalkan sarana dan prasarana Penerangan
yang ada.

Hal itu disampaikan Kadispenad
Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E, M.M. kepada para pejabat Penerangan TNI AD
dalam kegiatan Video Conference (Vicon) di Puskodalad, Mabesad, Jakarta Pusat.

Dikatakan Kadispenad, dalam menjalankan tugas pokoknya, para pejabat Penerangan harus mau berubah ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA : PUTRA PAPUA “SUKU AUYU” KABUPATEN MAPPI (PAPUA) BERHASIL LULUS SELEKSI TNI AD

“Indikator kinerja para pejabat
Penerangan TNI AD dapat dimonitor oleh Dispenad dan dilaporkan kepada Kasad
termasuk para pimpinan Kotama/Balakpus masing-masing”, ujar Nefra.

“Ini juga merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam menjalankan amanah Undang-undang keterbukaan informasi publik. Tentunya dengan batasan-batasan yang ada sesuai dengan tugas di bidang pertahanan,” imbuhnya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto

Salah satu upaya yang dilakukan
untuk memberikan informasi kepada publik, lanjut Nefra, adalah dengan
mengadakan lomba pembuatan video tentang penanganan Covid-19 yang dilakukan
jajarannya. Hal ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar publik
mengetahui sejauh mana kinerja satuan jajaran TNI AD.

“Lomba ini membutuhkan
kreativitas, serta inovasi yang tidak hanya unik, tetapi juga humanis,
inspiratif, dan edukatif. Lomba video pendek ini diikuti oleh jajaran
Penerangan Kotama/Balakpus dengan durasi pendek”, jelas mantan Danbrigif-16/WY
Kodam V/Brw.

“Yang tidak kalah pentingnya lagi
adalah pengelolaan media sosial oleh satuan maupun personel TNI AD dan
keluarganya”, ujar lulusan Akmil tahun 1992 ini.

“Medsos harus dikelola
dengan baik, jangan sampai pelanggaran yang dilakukan beberapa personel maupun
istri prajurit terulang kembali”, tegasnya.

Selain memberikan instruksi kepada satuan jajaran, Kadispenad juga memberikan motivasi agar unsur jajaran Penerangan tidak hanya bangkit dan kreatif, tetapi juga harus memiliki kemauan untuk terus- menerus belajar meningkatkan kualitas dan kapabilitas individu.

BACA JUGA : TNI GELAR PATROLI KESEHATAN DI PERBATASAN RI – PNG

“Termasuk membangun sinergi dan
bekerja sama dengan mitra media maupun jurnalis. Ini penting, karena
rekan-rekan media, tidak saja mitra untuk memublikasikan, tetapi juga sahabat
sejati dalam membangun atmosfer informasi di tanah air yang aktual dan faktual,
serta mampu mendukung program pembangunan Indonesia,” pungkasnya.