Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

MINGGU 12 APRIL 2020, KASUS POSITIF COVID-19 DI INDONESIA 4.241, SEMBUH 359 DAN MENINGGAL 373

JAKARTA, “tabloidnusantara.com“. – Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut bahwa terhitung mulai hari Sabtu tanggal 11 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Minggu tanggal 12 April 2020 pukul 12.00 WIB berdasarkan data yang didapat dan sudah terkonfirmasi, terjadi penambahan sebanyak 399 pasien positif. “Kami laporkan update kasus per hari ini sudah ada 399 baru sehingga jumlah total menjadi 4.241 orang,” ujar Yurianto saat konferensi pers di gedung BN

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, “tabloidnusantara.com“. – Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut bahwa terhitung mulai hari Sabtu tanggal 11 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Minggu tanggal 12 April 2020 pukul 12.00 WIB berdasarkan data yang didapat dan sudah terkonfirmasi, terjadi penambahan sebanyak 399 pasien positif. “Kami laporkan update kasus per hari ini sudah ada 399 baru sehingga jumlah total menjadi 4.241 orang,” ujar Yurianto saat konferensi pers di gedung BNPB Jakarta, Minggu (12/4) sore.

Menurut
Yuri jumlah pasien yang sembuh juga mengalami peningkatan yaitu sebanyak 73
orang sehingga total menjadi 359 orang. Sementara itu, untuk pasien yang
meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona Covid-19 pada hari ini ada 47
orang. Dengan begitu, jumlah akumulatif keseluruhan sampai dengan hari ini ada
373 orang meninggal dunia akibat virus dari Wuhan tersebut.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia 12 April 2020. Sumber Gambar Covid19.go.id

Sebelumnya
Yuri menyampaikan bahwa sampai hari ini pemerintah melaksanakan pemeriksaan
menggunakan metode PCR real time kepada lebih dari 27 ribu orang.  “Ini menunjukkan bahwa kita secara serius akan
mencari kasus positif di tengah masyarakat,” ujar Yuri. Selain itu, Yuri
juga menyebut bahwa sudah lebih dari 60 laboratorium di seluruh Indonesia
diaktifkan dan ditingkatkan untuk digunakan dalam pemeriksaan spesimen.

Begitu pula dalam hal APD, pemerintah telah mendistribusikan lebih dari
790.000 APD dengan kualitas terbaik untuk seluruh tenaga medis di seluruh
wilayah tanah air. “Kami juga sudah mengeluarkan rekomendasi terkait
dengan Rapid Diagnostic Test berbasis antibodi Covid-19 sesuai dengan edaran
WHO per 7 April 2020,”  lanjut Yuri.

Achmad
Yurianto dalam kesempatan itu, meminta masyarakat untuk  mematuhi dan disiplin dalam melaksanakan  pedoman pembatasan yang dibuat pemerintah. mencuci tangan, menggunakan masker saat berada di luar
rumah, dan menjaga jarak aman saat berkomunikasi dengan orang lain. Termasuk
tidak bepergian, terlebih pulang ke kampung halaman karena risikonya sangat
besar.

“Saat
ini PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sudah berlaku di DKI. Kami
mengimbau warga DKI patuh dan displin melaksanakan pedoman yang ditetapkan
gubernur,” kata Yuri. Hal itu, kata
Yuri, semata-mata untuk melindungi seluruh masyarakat, juga sebagai upaya yang
lebih kuat lagi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Selain DKI Jakarta, Yuri mengatakan pemerintah sudah menyetujui usulan Gubernur Jawa Barat untuk penerapan PSBB di Depok, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupatan dan Kota Bekasi. “Kami juga sedang memproses pengajuan dari Provinsi Banten, baik untuk Kabupaten dan Kota Tangerang maupun Kota Tangerang Selatan. Yuri menegaskan wabah virus corona ini faktor pembawanya adalah manusia. Oleh karena itu sebisa mungkin aktivitas manusia dikendalikan.

Pembatasan-pembatasan yang ditetapkan pemerintah itu adalah untuk pengendalian agar kontak dekat dan transmisi lokal dapat dikontrol semaksimal mungkin. Pembatasan ini perlu diterapkan mengingat DKI Jakarta pencapaian kasus positif sudah mencapai 2.044 kasus, 142 orang dinyatakan sembuh dari infeksi virus, dan 195 orang meninggal. Demikian juga provinsi Jawa Barat tentunya menjadi provinsi dengan kasus positif terbesar kedua yang merupakan daerah penyangga dengan jumlah kasus positif sebanyak 450 kasus, 19 orang sembuh, dan 43 orang meninggal.

“Mari kita lindungi (keluarga). Lawan Covid-19 dengan tingkatkan imunitas diri, makan bergizi, hati gembira, sabar, tenang, istirahat cukup dan teratur, tidak panik. Gotong royong dan bersatu lawan Covid-19,” tegas Yuri.

Sumber Berita : covid19.go.id dan kemkes.go.id