JAYAPURA, tabloidnusantara. Memasuki hari kedelapan Status Tanggap Darurat penanganan musibah kebakaran Dok V Bawah (Kelurahan Mandala), Pemerintah Provinsi Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura menggelar peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan lokasi relokasi sementara bagi ribuan warga terdampak, Rabu (8/9).
Peninjauan dipimpin oleh Asisten III Sekda Provinsi Papua, Suzana Wanggai, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Langkah ini dilakukan untuk memindahkan masyarakat dari tenda darurat menuju fasilitas pemukiman sementara yang lebih aman dan layak di kawasan Stadion Mandala, meliputi area basement serta parkir Wisma Mandala.
“Memasuki tahap akhir masa tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan masyarakat yang berada di tenda agar segera bergeser ke lokasi yang lebih layak. Kesiapan sanitasi, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga kenyamanan pengungsi menjadi fokus utama sebelum kita masuk ke fase pemulihan dan rekonstruksi,” tegas Suzana Wanggai di Jayapura.
Berdasarkan data Posko Terpadu, Kepala BPBD Provinsi Papua, Robert Awi, mencatat total warga terdampak mencapai 399 KK atau setara 2.169 jiwa. Sebanyak 1.373 jiwa di antaranya berada di kompleks pengungsian Stadion Mandala, sementara 796 jiwa lainnya menumpang di rumah kerabat, hunian sewa, maupun lokasi mandiri.
Untuk menjamin pemenuhan hak seluruh warga terdampak, Pemprov Papua mengerahkan intervensi lintas dinas secara terpadu:
- Dinas PUPR & Dinas ORDA: Penataan ruang hunian sementara, kelistrikan, MCK, air bersih, serta pemanfaatan sarana Stadion Mandala.
- Dinas Sosial & Dinas Kesehatan: Operasional dapur umum, penyaluran logistik, validasi kependudukan, dan pelayanan medis rutin.
- Dinas PPPA & Dinas Perpustakaan: Trauma healing bagi ibu dan anak serta penyediaan mobil perpustakaan keliling sebagai sarana edukasi harian.
- Dinas Kominfo: Penyediaan fasilitas multimedia, jaringan internet gratis untuk pengungsi, serta operasional Media Center Posko Terpadu.
- Dinas Pendidikan & Dinas Perikanan: Penanganan bantuan administrasi anak sekolah dan skema penanganan mata pencaharian bagi nelayan terdampak.
- Satpol PP: Pengamanan serta penertiban ketat kawasan kompleks pengungsian.
Proses validasi data korban terus dimatangkan oleh Pemkot Jayapura dan Pemprov Papua agar seluruh bantuan logistik, perlindungan sosial, hingga skema rehabilitasi-rekonstruksi rumah pascabencana dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
