LAMPUNG TENGAH, tabloidnusantara. Seorang murid Sekolah Dasar di Lampung Tengah Reyhan Arisyah Putra 9 tahun harus kehilangan nyawa usai menyantap buah kelengkeng menu Makan Bergizi Gratis pada Selasa 22 September 2026. Siswa SDN 03 Poncowarno itu meninggal dunia lantaran tersedak biji kelengkeng.
Kejadian naas menimpa bocah itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.40 WIB ketika para siswa tengah mengikuti kegiatan sekolah dan menerima paket MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG 1 Dapur 1 Poncowarno.
Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP M Prenanta Al Ghazali membenarkan kejadian tersebut. Korban diduga tersedak saat makan sambil berlari-lari bermain dengan temannya.
“Iya benar kejadian tersebut tadi pagi meninggal tersedak biji kelengkeng karena sambil berlari-lari bermain dengan temannya,” ujar AKP M Prenanta Al Ghazali, Rabu 23 September 2026.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal, korban sempat meminta pertolongan temannya dan penjaga sekolah.
Korban sempat memuntahkan makanan yang berada di mulutnya, namun biji kelengkeng masuk dan menyumbat saluran napasnya.
Peristiwa ini menjadi catatan serius terkait pengawasan penyajian menu MBG bagi anak sekolah dasar.
Buah dengan biji bulat dan licin seperti kelengkeng berisiko tinggi menyebabkan tersedak bagi anak usia sekolah jika tidak didampingi dan tidak dikonsumsi dengan cara yang benar.
Hingga berita ini diturunkan pihak Badan Gizi Nasional belum merespons kejadian hilangnya nyawa seorang siswa akibat mengonsumsi makanan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Polisi masih melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan SPPG terkait kronologi lengkap.
