KUANTAN SINGINGI, tabloidnusantara. Satuan Reserse Kriminal Polres Kuantan Singingi, Riau, mengungkap dugaan penyalahgunaan niaga 2.400 liter BBM bersubsidi jenis Pertalite. Dua pelaku diamankan bersama barang bukti puluhan jeriken dan satu unit mobil minibus.
Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Gerry Agnar Timur mengatakan kedua pelaku berinisial DR (45) dan HH (20). Keduanya kini diperiksa intensif di Mapolres Kuansing.
“Saat ini, kedua pria tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi,” kata Gerry di Pekanbaru.
Dalam pengungkapan itu, petugas menyita 75 jeriken ukuran 35 liter yang masing-masing berisi 32 liter Pertalite, dengan total 2.400 liter.
Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satreskrim melakukan penyelidikan pada Selasa (20/10).
Tim kemudian mencurigai satu unit mobil minibus yang melintas di Jalan Rustams Abrus, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah. Kendaraan dihentikan dan diperiksa.
“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 75 jerigen berisi BBM jenis pertalite dengan total volume sekitar 2.400 liter,” jelasnya.
Saat ini penyidik mendalami asal-usul BBM, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri dugaan keterlibatan kedua pelaku dalam jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
