Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
SOSIAL

TINJAU KAMPUNG TERISOLASI DI PERBATASAN, BUPATI KEEROM MINTA MAAF DAN INSTRUKSIKAN PENANGANAN DARURAT DI WONAM

KEEROM, tabloidnusantara. Bupati Keerom, Piter Gusbager, melakukan kunjungan kerja langsung ke Kampung Wonam (Onam), Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (8/9). Wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Jayapura tersebut didapati dalam kondisi terisolasi dan belum tersentuh pelayanan publik dasar.

Untuk mencapai lokasi permukiman Suku Yetfa dan Yelago ini, Bupati Keerom beserta rombongan harus menyusuri aliran Sungai Sofker menggunakan perahu motor jonson selama hampir tujuh jam dari Muara Nawa.

Setibanya di lokasi, Bupati Piter Gusbager menyampaikan keprihatinannya atas ketiadaan sarana pendidikan, fasilitas kesehatan (Pustu), akses jalan darat, jaringan listrik, serta sarana komunikasi di kawasan tersebut.

“Sebagai kepala daerah, saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Kampung Wonam atas terabaikannya pelayanan publik selama ini. Pemkab Keerom berkomitmen untuk segera membangun dan memperbaiki sarana dasar yang dibutuhkan warga,” ujar Piter Gusbager di Keerom.

Menindaklanjuti temuan lapangan yang sebelumnya belum pernah dilaporkan oleh jajaran distrik maupun dinas teknis terkait, Bupati Keerom langsung menginstruksikan sejumlah intervensi percepatan:

  • Pengiriman tenaga pengajar dan distribusi bantuan seragam sekolah yang dijadwalkan mulai pekan depan, dilanjutkan dengan perencanaan pembangunan tiga ruang kelas baru.
  • Pelaksanaan pelayanan kesehatan langsung bagi warga yang sakit serta penyaluran bantuan paket sembako untuk kebutuhan pangan harian.
  • Penyediaan perangkat internet Starlink, penerangan berbasis solar cell, unit perahu motor jonson, serta program pembangunan rumah layak huni dan sarana ibadah.
  • Imbauan dan fasilitasi pemindahan lokasi permukiman warga sejauh 100 meter ke arah daratan guna menghindar dari ancaman abrasi aliran Sungai Sofker.

Pemerintah Kabupaten Keerom memastikan bahwa penanganan Kampung Wonam akan dikawal secara ketat oleh dinas-dinas teknis agar hak atas pelayanan dasar masyarakat di wilayah perbatasan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.