BANDUNG, tabloidnusantara. Tiga orang warga meninggal dunia akibat ledakan peluru mortir yang di Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (8/7).
Korban diketahui bernama Ade (21), Suhri (51) dan Rodiana (40).
Kapolsek Cipatat Kompol DMS Andriani Sapin menyebutkan berdasarkan keterangan saksi yang ada di sekitar kejadian, terdengar ledakan di rumah korban Ade.
Saat dilakukan pengecekan oleh warga terlihat ketiga korban sudah dalam kondisi terkapar.
“Saat korban dievakuasi warga masih ada mortir yang tersisa,” kata Andriani saat dikonfirmasi, Kamis (9/7).
Satu korban berhasil dievakuasi namun nyawanya tidak tertolong saat perawatan di rumah sakit. Sementara dua lainnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan warga diketahui ketiga korban kerap memungut selongsong peluru bekas latihan TNI yang tak jauh dari kawasan rumah korban.
“Jenis amunisi yang ditemukan di lokasi kejadian adalah peluru tank (tampela),” katanya.
