Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

TES URINE MENDADAK DI DAPUR MAKAN BERGIZI TANGGAMUS, ENAM PEGAWAI POSITIF NARKOBA LANGSUNG DIPECAT

TANGGAMUS, tabloidnusantara. Pemeriksaan yang awalnya hanya prosedur rutin berubah menjadi tamparan keras bagi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kecamatan Kota Agung. Selasa lalu, tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanggamus datang secara mendadak ke dapur SPPG di Gang Bumi Jaya, Pekon Terbaya.

Tes urine dilakukan acak dan bergiliran kepada seluruh pegawai serta relawan yang bertugas hari itu. Kegiatan ini bukan tanpa alasan. Ada surat edaran dari Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono, ditambah permintaan langsung dari pihak pengelola dapur agar lingkungan kerja mereka bersih dari narkoba.

Hasilnya mengejutkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, enam orang dari pegawai dan relawan dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Kepala BNN Tanggamus Diani Indramaya melalui Tim Kehumasan Ulfa Arum Kartika membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia menyebut tes urine mendadak memang bagian dari deteksi dini di institusi yang bersentuhan langsung dengan pemenuhan gizi anak sekolah.

Keputusan pun diambil cepat oleh pengelola. Keenam orang yang terbukti positif langsung diberhentikan. Pemutusan hubungan kerja dilakukan di tempat, tanpa menunggu proses lebih panjang.

Namun BNN menekankan, pemecatan bukan akhir dari persoalan. Ulfa menegaskan, pengguna narkoba adalah korban yang perlu pemulihan. Nama-nama yang positif diminta kooperatif datang ke BNN Tanggamus untuk menjalani rehabilitasi.

Menurutnya, pendekatan hukum tetap penting, tetapi penyembuhan tidak boleh diabaikan agar lingkaran penyalahgunaan tidak terus berulang.

Identitas keenam orang itu tidak dibuka ke publik. BNN juga menyerahkan sepenuhnya urusan sanksi administratif kepada pihak dapur.

Hingga berita ini ditulis, Kepala SPPG Pasar Madang I, Musa Fadilah, belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat belum mendapat jawaban.

Kasus ini menjadi catatan serius. Dapur SPPG memegang peran vital dalam program makan bergizi gratis. Kepercayaan publik terhadap kebersihan, kesehatan, dan integritas pengelola ada di ujung sendok yang disajikan setiap hari. Satu celah kecil bisa merusak semuanya.