JEMBRANA, tabloidnusantara. Musibah kebakaran terjadi di Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana Jumat 25 September 2026 dini hari.
Amukan si jago merah menghanguskan rumah semi permanen milik Made Gunawan 52 tahun warga Banjar Pasar desa setempat.
Peristiwa tersebut diduga dipicu korban tertidur lantaran kelelahan saat menggoreng donat dagangan.
Kejadian tersebut menyebabkan korban yang kesehariannya sebagai pedagang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Karena selain 2 unit TV LED 3 buah kasur 2 buah lemari pakaian dan 2 unit kipas angin api juga membakar uang tunai sebanyak Rp 900 ribu.
Peristiwa kebakaran dari informasi berawal ketika korban tengah melakukan aktivitas mempersiapkan dagangannya.
Korban saat itu sekitar pukul 01.30 sedang menggoreng kue donat. Sambil menunggu kue donat matang korban kemudian duduk di kursi yang ada di dapur. Diduga kelelahan pada saat proses menggoreng korban sempat tertidur di kursi.
Sesaat kemudian ketika terbangun ia melihat api kompor gas sudah membesar bahkan membakar barang yang ada di atas kompor gas. Karena panik korban berteriak minta tolong.
Mendengar teriakan korban warga sekitar mendatangi rumah korban membantu memadamkan api.
Melihat api terus membesar salah satu warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Damkar Pemkab Jembrana.
Tidak berselang lama petugas Damkar tiba di lokasi selanjutnya melakukan penanganan dan api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kasatpol PP Jembrana Ketut Eko Susilo Artha Permana Jumat 25 September 2026 mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tiga unit armada Damkar ke lokasi guna melakukan penanganan.
“Lama penanganan sekitar 45 menit. Yang terbakar rumah seluas 6×4 meter dengan tiga kamar tidur,” ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun rumah semi permanen milik korban ludes dan tidak bisa ditempati.
