Senin, 5 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
KEBAKARAN

TEKAN RISIKO KARHUTLA LINTASAN FAKFAK-TOMAGE, PEMKAB FAKFAK IMBAU KEWASPADAAN MASYARAKAT DAN TINGKATKAN PENGAWASAN LAPANGAN

Bagikan berita:

FAKFAK, tabloidnusantara. Pemerintah Kabupaten Fakfak mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan bersama guna meminimalkan potensi timbulnya titik api baru akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sepanjang lintasan Kota Fakfak menuju Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, dalam agenda peresmian Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Asisi di Distrik Tomage, Minggu (4/10/2026).

Menyikapi temuan titik api di sepanjang bahu jalan utama, Pemkab Fakfak menggarisbawahi bahwa kombinasi dari cuaca terik, musim kemarau yang berkepanjangan, serta penurunan debit air sungai meningkatkan kerentanan area perbukitan dan vegetasi kering dari ancaman kelalaian manusia, seperti pembuangan puntung rokok sembarangan maupun pembakaran lahan yang tidak diawasi.

“Musim kemarau yang cukup panjang memerlukan kewaspadaan dan kepedulian bersama. Titik api di pinggir jalan berpotensi menjalar ke area perbukitan. Kami meminta masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran tanpa pengawasan, serta mengupayakan langkah pencegahan agar kondisi tidak semakin berat,” ujar Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik.

Dalam penanganan di lapangan, jajaran aparat distrik, Polsek setempat, masyarakat kampung, serta perwakilan dunia usaha telah berkolaborasi aktif untuk memadamkan dan melokalisasi beberapa titik api aktif.

Pemkab Fakfak mengajak seluruh tokoh agama, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Fakfak untuk turut serta mengedukasi warga terkait bahaya kelalaian karhutla, sekaligus mendukung langkah-langkah pengawasan aparat keamanan guna memastikan stabilitas lingkungan serta keselamatan bersama di wilayah Papua Barat.