BIREUEN, tabloidnusantara. Sebuah rumah permanen di Desa Buket Dalam, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, rata dengan tanah setelah dilalap api, Rabu (16/9/2026) siang. Rumah milik Zakaria A Rahman (45) yang dihuni bersama istri dan lima anaknya itu terbakar.
Dugaan kuat, kebakaran itu bukan akibat korsleting listrik, melainkan sengaja dibakar oleh anak kandung korban sendiri.
Pelaku berinisial Zul Bin Z (25), anak pertama korban, telah diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Gandapura.
Kapolsek Gandapura Iptu Jusman, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi warga di lokasi, aksi pembakaran itu bermula dari permintaan uang.
“Pelaku awalnya meminta uang Rp 200 ribu kepada ibunya bernama Mursyidah,” ujar Iptu Jusman.
Karena kedua orang tuanya mengaku tidak memiliki uang, cekcok pun tak terhindarkan antara pelaku dengan ayah dan ibunya. Di tengah pertengkaran itu, Zul diduga mengancam akan membakar rumah jika permintaannya tidak dipenuhi.
Ancaman itu langsung dibuktikan. Di hadapan kedua orang tuanya, pelaku mengumpulkan tumpukan baju dan kain di ruang makan, kemudian menyulutnya dengan api. Dalam hitungan menit, api membesar dan kepulan asap tebal membumbung dari dalam rumah.
Melihat si jago merah mulai tak terkendali, Zakaria dan istrinya menyelamatkan diri keluar rumah hingga ke badan jalan.
Seorang warga bernama Zulkifli yang baru pulang dari kebun melihat pasangan suami istri itu berada di pinggir jalan. Setelah mendapat penjelasan bahwa rumahnya telah dibakar, Zulkifli berupaya masuk untuk memadamkan api.
Namun upaya itu gagal. Di dalam rumah yang sudah dipenuhi asap, pelaku masih berada di dalam dengan sebilah parang di tangan sambil melontarkan ancaman kepada siapa saja yang mencoba memadamkan api.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif dan kronologi lengkap pembakaran rumah tersebut.
