Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

SUDARYONO AKUI TATA KELOLA MBG BERANTAKAN, 90% KASUS KERACUNAN KARENA ABAIKAN SOP

JAKARTA, tabloidnusantara. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, blak-blakan menyebut tata kelola MBG masih berantakan warisan kepemimpinan sebelumnya. Pengakuan itu muncul di tengah rentetan kasus keracunan yang kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir.

Sudaryono mengaku terpukul saat menerima laporan adanya korban keracunan MBG di Sidoarjo, Agam, dan terbaru di Lasem, Rembang.

“Beberapa hari terakhir ini kemudian tersebar berita adanya keracunan di Sidoarjo, di Agam, kemudian tadi di mana? Di Lasem ya, ini di Rembang ya. Ini tentu saja kami sangat, sangat terpukul sebetulnya,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran internal, ia menyebut akar masalahnya sangat mendasar.

“Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80-90% tuh karena tidak taat SOP,” kata Sudaryono.

Bagi Sudaryono, temuan itu sekaligus menjadi tamparan keras. Ia menyebut pihaknya kini sedang “beres-beres” membenahi sistem yang ditinggalkan.

“Kami pastikan kami berusaha keras, ya, bagaimana.. Kami tadi sudah, sudah jelaskan juga di dalam,” ucapnya.

Ia menegaskan tidak akan mundur meski tekanan publik terus meningkat. Perbaikan, menurutnya, harus dilakukan menyeluruh mulai dari dapur produksi, distribusi, hingga pengawasan di lapangan.

“Tapi ini dan kami tidak boleh menyerah. Insyallah ini kami, kita perbaiki semua tata kelolanya,” imbuhnya.

Kasus keracunan MBG yang berulang membuat kepercayaan publik tergerus. Dengan mengakui lemahnya kepatuhan terhadap standar operasional, Sudaryono kini dihadapkan pada ujian untuk membuktikan janji pembenahan itu bukan sekadar pernyataan, melainkan bisa menghentikan rantai korban baru.