Menu

SATU TERDUGA PENYERANG POLISI DI KATINGAN TERTANGKAP TIM GABUNGAN

Kabar Nusantara 3 minggu ago 0 5

KASONGAN, tabloidnusantara. Petugas kepolisian dari tim gabungan Polda Kalimantan Tengah berhasil menangkap seorang pria berinisial Saldi Alias Ateng yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan saat penggerebekan jaringan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Pria tersebut diamankan di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, setelah beberapa hari menjadi buronan aparat pasca insiden berdarah yang menewaskan seorang anggota Polri dan menyebabkan dua personel lainnya sempat dinyatakan hilang.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, Ateng kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran dan keterlibatannya dalam penyerangan terhadap petugas.

“Benar, kami telah mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial Ateng yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap anggota kami saat operasi di Desa Tumbang Kalemei,” kata Dodik, Jumat (3/7).

Meski satu orang telah ditangkap, aparat memastikan proses pengejaran belum berakhir. Tim gabungan masih memburu sejumlah terduga pelaku lain yang diduga ikut melakukan penyerangan saat operasi pemberantasan narkotika tersebut.

“Terduga pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan. Kami akan terus melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan,” tegasnya.

Dodik menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian mengingat insiden tersebut mengakibatkan gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika di wilayah Katingan.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini dan memastikan seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Written By

Leave a Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *