KEPAHIANG, tabloidnusantara. Duka menyelimuti kawasan Wisata Telaga Hijau, Kabupaten Kepahiang, Minggu sore. Rehan Setiawan, remaja 16 tahun yang dilaporkan hilang tenggelam sejak sehari sebelumnya, akhirnya ditemukan tim gabungan. Sayangnya nyawanya sudah tidak tertolong.
Jasad Rehan diangkat dari dasar danau sekitar sore hari, tepat 24 jam setelah ia dinyatakan hilang pada Sabtu sore. Penemuan itu mengakhiri pencarian panjang yang melibatkan BPBD dan Basarnas sejak Sabtu malam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepahiang, Hendra, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, laporan awal masuk begitu matahari mulai turun pada Sabtu.
Sejak saat itu tim langsung menyisir area Telaga Hijau yang dikenal memiliki kedalaman cukup curam.
“Pencarian sudah kami kerahkan bersama tim Basarnas sejak Sabtu malam. Korban yang dilaporkan hilang sejak sore hari akhirnya berhasil ditemukan sore ini di Danau Telaga Hijau,” ujar Hendra.
Proses evakuasi berlangsung di tengah ratusan warga yang memadati bibir danau. Suasana haru pecah saat tubuh Rehan berhasil dinaikkan ke permukaan.
Dari lokasi, jasadnya segera dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk penanganan awal, sebelum kemudian diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan.
Telaga Hijau memang menjadi salah satu destinasi favorit di Kepahiang. Namun di balik keindahannya, danau ini menyimpan risiko. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih mendalami kronologi lengkap kejadian. Belum diketahui secara pasti bagaimana Rehan bisa tenggelam di area wisata tersebut.
Pihak keluarga dan warga kini hanya bisa melepas kepergian Rehan dengan doa. Sementara aparat mengingatkan kembali pentingnya pengawasan, terutama bagi pengunjung remaja yang datang ke objek wisata air.
