Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

PRABOWO: PANCASILA KONSENSUS AGUNG YANG MENYATUKAN INDONESIA

JAKARTA, TabloidNusantara. Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Pancasila merupakan konsensus agung yang menjadi fondasi persatuan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, bahasa, budaya, dan wilayah yang tersebar di seluruh nusantara.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Menurut Prabowo, Pancasila lahir dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia, berakar pada nilai-nilai budaya, pengalaman kolektif, serta cita-cita para pendiri bangsa dalam membangun negara yang merdeka dan berdaulat.

“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita, yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” kata Prabowo.

Presiden menilai tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, memiliki relevansi yang kuat di tengah situasi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian.

Ia menyebut dunia saat ini menghadapi berbagai persoalan, mulai dari ketegangan geopolitik, konflik antarnegara, perang dagang, hingga tekanan ekonomi global. Dalam kondisi tersebut, Indonesia memiliki pedoman yang kokoh untuk menjaga persatuan dan arah pembangunan nasional, yakni Pancasila.

Menurut Prabowo, Pancasila tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen sejarah atau slogan yang diucapkan dalam upacara kenegaraan semata. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara.

“Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara, termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara yang telah mempersatukan Indonesia selama puluhan tahun.

Ia mengingatkan bahwa 81 tahun lalu, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, menyampaikan gagasan besar tentang Pancasila dalam Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang kemudian menjadi dasar falsafah negara.

“Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila. Delapan puluh satu tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar tetap menjadi perekat persatuan bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.