Kamis, 24 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PERKUAT PENDIDIKAN DI WILAYAH PEGUNUNGAN, PUNCAK JAYA RESMI LUNCURKAN PROGRAM SEKOLAH SEPANJANG HARI

Bagikan berita:

PUNCAK JAYA, tabloidnusantara. Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di SD Negeri Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (23/9/2026). Program ini ditujukan untuk memperkuat kualitas pendidikan dasar melalui penambahan waktu belajar, pendampingan guru, serta pemenuhan kebutuhan gizi siswa.

Peluncuran dihadiri Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, Wakil Bupati Mus Kogoya, Sekretaris Daerah Yubelina Enumbi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah Nurhaida, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak Jaya Amir Wonda, Ketua Tim SSH Papua Tengah Agus Irianto Sumule, serta unsur Forkopimda, pimpinan OPD, guru, orang tua, dan siswa.

Program SSH dirancang untuk memperkuat pembelajaran tanpa mewajibkan siswa tinggal di asrama. Peserta didik datang lebih pagi, mengikuti pembelajaran reguler, memperoleh sarapan dan makan siang bergizi, serta mengikuti kegiatan pendampingan dan pengembangan kemampuan hingga sore sebelum kembali ke rumah.

Ketua Tim SSH Papua Tengah, Agus Irianto Sumule, menjelaskan bahwa program tersebut berfokus pada penguatan enam aspek literasi, yakni membaca dan menulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta kewargaan. Seluruh aspek itu, katanya, tetap berlandaskan budaya dan karakter bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaida, menegaskan SSH bukan pengganti pembelajaran reguler, melainkan program penguatan melalui tambahan waktu belajar dan pendampingan setelah kegiatan utama di sekolah.

“Kolaborasi pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua sangat kami harapkan,” kata Nurhaida.

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, Wakil Bupati Mus Kogoya, Sekretaris Daerah Yubelina Enumbi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah Nurhaida, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak Jaya Amir Wonda, Ketua Tim SSH Papua Tengah Agus Irianto Sumule, serta unsur Forkopimda, Guru, Orang Tua dan Siwa

Ia menyampaikan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas, termasuk mereka yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan geografis maupun fasilitas. Menurutnya, dukungan pemerintah dan kerja sama seluruh pihak diperlukan agar kesempatan pendidikan tidak dibatasi oleh lokasi tempat tinggal.

Nurhaida juga menekankan pentingnya membekali siswa dengan literasi digital agar teknologi dapat digunakan secara positif dan bertanggung jawab. Pendidikan, ujarnya, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua.

Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, menyambut baik peluncuran program tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah serta mengajak orang tua untuk mendukung proses belajar anak-anak.

“Mereka adalah generasi penerus Puncak Jaya, Papua, dan Indonesia,” ujar Yuni.

Peluncuran ditandai dengan pernyataan dimulainya program oleh Bupati Puncak Jaya bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Tanah Papua” dan foto bersama.

Program SSH di Puncak Jaya merupakan bagian dari perluasan implementasi di 10 satuan pendidikan di Papua Tengah yang didanai pemerintah provinsi. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah pegunungan dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.